Saat Terjebak Dalam Hubungan Tanpa Status | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Saat Terjebak Dalam Hubungan Tanpa Status

236 kali dilihat

Sebagai seorang cewek, kita semua pasti berharap kisah cintanya bak putri dalam dongeng yang indah nian dan berakhir dengan “berbahagia selama-lamanya”. Tapi sayangnya kenyataan yang ada nggak selamanya seperti itu kejadiannya. Ada beberapa cewek yang sibuk atau justru menyibukkan diri dalam sebuah status yang belum jelas di dalam hubungan mereka dengan seorang laki-laki. Dibilang dekat, tapi nggak pacaran. Hubungan nikah, ah apalagi. Tapi si cowoknya sering aja ngajak jalan, perhatian, dan nggak sungkan mengumbar kemesraan tanpa sebuah komitmen halal dan kepastian masa depan.

Kalau ditanya jawabannya “ dijalani aja deh”. Sampai beberapa waktu berlalu, tetap aja jawabannya “jalani aja dulu deh”. Padahal kebanyakan seorang cewek itu butuh kepastian dan kejelasan sebuah hubungan. Kecuali kalau memang si cewek juga masih dalam keraguan, niatnya cuma sekedar pelarian atau “having fun”. Ya nggak sih?

Trus gimana dong enaknya, kalau ternyata salah satu diantara kita lagi ada dalam situasi seperti ini? Pertanyaan yang harus kita jawab dulu adalah, “kenapa kita mau aja di ajak HTS-an?”. Secara, berarti setiap saat dan setiap waktu akan memberikan peluang bagi si cowok untuk leluasa bisa pergi dan say bye bye dengan kita. Dan kalau kita protespun lalu dia bilang, “lah kita kan memang nggak ada hubungan?”. Ya memang benar memang begitu kan?. Trus kita mau apa? Paling Cuma bisa protes “lalu selama ini kita dekat itu apa?”. Dan kalau dia jawab lagi “jangan GR ya, aku cuma anggap kamu sebagai adik atau teman. Dan nggak lebih”. Nah lhooo...! salah sendiri neng, kenapa mau aja diajak HTS an?

Karena itulah, istilah “memahalkan diri” sebagai cewek memang perlu. Kenapa? Salah satunya adalah agar orang lain juga ada penghargaan atas kita. Dengan itu mereka nggak akan sekedar dekat kalau lagi mau, dan pergi kalau sudah bosan. Lalu bagaimana caranya “memahalkan diri” kita itu? Salah satunya adalah dengan menikah. Jelas halal dimata Allah, dan sah dimata manusia. Kita akhirnya terjaga dalam harga diri, kehormatan dan nama baik kita.

Menjadi cewek dengan hubungan tanpa status jelas akan merugikan. Nggak terkecuali juga dalam hukum sosial dimana para cewek akan lebih terkena dampaknya dari pada si cowok. Maka dari itu jangan gampang memuja cinta, sampai kita malah jadi budaknya cinta dan nggak lagi pakai logika. Buat apa hanya sekedar cinta kalau akhirnya kita sendiri juga yang merasakan sakit dan menderitanya? Buat apa menjalani hubungan kalau kita sendiri nggak jelas arahnya dan nasibnya dimasa depan?

Sayangi diri kita sendiri dan hargai diri kita dengan lebih, kawan! dan lalu orang lain juga akan menghargai kita dengan lebih pula. Setelah itu jangankan untuk sekedar dekat, mereka akan berpikir dua kali untuk mendekat. Karena mereka tahu bahwa kita bukanlah bahan buat “studi banding” atau permainan saja. Apalagi jika mereka berniat membangun hubungan “istimewa” nan halal dengan kita. Mereka akan serius dengan itu, karena tahu bahwa kitapun nggak bisa sekedar buat bahan “bercandaan”.  Ada sebab maka ada akibat kawan. Sebagaimana kita menghargai dan memperlakukan diri sendiri, maka seperti itulah orang lain juga akan memerlakukan diri kita.

Jadi yakin masih mau HTS-an?   

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE