Semua Akan Masuk Surga, Kecuali Yang Satu Ini | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Semua Akan Masuk Surga, Kecuali Yang Satu Ini

123 kali dilihat

Surga adalah tempat kehidupan abadi yang pastinya diidam-idamkan oleh semua manusia. Secara, di surga terdapat sebaik-baik kenikmatan yang bahkan belum pernah kita saksikan, kita lihat dan atau kita dengar dengan indera kita selama di dunia. Persis seperti yang disabdakan oleh Rasulullah Salallahu alaihi wassalam bersabda, “Allah berfirman: Aku sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang sholeh surga yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terbetik dalam hati manusia.” Bacalah firman Allah Ta’ala, “Tak seorang pun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.”  (QS. As Sajdah: 17) (HR. Bukhari dan Muslim).

Dengan begini, maka nggak heran jika semua muslim pasti berharap kalau akhir hidupnya nanti bisa berbahagia di surga Allah untuk selama-lamanya.

Tapi, tahukah kita kawan kalau ternyata nggak semua dari kita seperti itu. Padahal ada dari kita tersebut yang percaya bahwa surga adalah tempat yang begitu nikmat dan indah. Dan kita juga tahu kalau pasti kita nggak akan tahan dengan panasnya api neraka. Tapi anehnya kita justru enggan alias nggak mau masuk surga.

Kenyataan ini adalah juga seperti yang di sampaikan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Beliau mengabarkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah ? Beliau bersabda, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga“

Rasul mengisyaratkan bahwa umat beliau yang mentaati dan mengikuti petunjuk beliau akan masuk surga. Dan sebaliknya, siapa yang tidak mengikuti beliau berarti dia enggan masuk surga.

Barangsiapa yang mengikuti Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mentauhidkan Allah serta istiqomah dalam syariat Allah serta menunaikan shalat, menunanaikan zakat, melaksanakan puasa Ramadhan, berbakti kepada kedua orangtua, menjaga dari perkara yang Allah haramkan seperti perbuatan zina, meminum minuman yang memabukkan, dan perkara haram lainnya, maka akan masuk ke dalam surga. Sebaliknya, orang yang enggan dan tidak mau mentaati syariat maka maknanya orang tersebut enggan untuk masuk surga. Orang tersebut telah mencegah dirinya untuk masuk ke dalam surga dengan amal keburukan yang dia lakukan.

Pertanyaan yang muncul buat kita selanjutnya adalah Lalu kita termasuk di pihak yang mana, kawan? Kita yang menginginkan surga dengan taat kepada Rasul, atau kita yang ingin surga tapi sekedar “lipsing” aja, padahal banyak perbuatan kita justru yang mengindikasikan kalau kita adalah orang yang enggan masuk surga?

Pada akhirnya semua jawaban dari semua pertanyaan itu akhirnya kembali pada diri kita masing-masing.

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE