Serius! Pelan Tapi Pasti Penyakit Hatimu Akan Menghancurkanmu | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Serius! Pelan Tapi Pasti Penyakit Hatimu Akan Menghancurkanmu

261 kali dilihat

Sesuatu yang sakit, harusnya dibawa ke dokter, dirawat dan lalu disembuhkan. Bukan malah dibiarkan dan atau malah ditambah sakitnya. Karena kalau sudah begitu, rasa sakit itu akan semakin bertambah. Dan kalau situasi ini terus-terusan dilanjutkan, maka nggak menutup kemungkinan kalau kematian bakal menjemput kita.

Seperti itulah keadaan tubuh kita, kawan. Tapi tahukah kita kalau seperti itu juga keadaan hati kita. Hati yang tiap hari kita tempeli penyakit hati dari berbagai macam rasa dan nama, lama-lama juga bisa sakit. Dan bila kita biarkan kita bisa hancur sendiri karena hati kita mati. Maka pelajaran buat kita banget agar memang sebisa mungkin jauh dari maksiat. Karena pengaruh maksiat pada hati kita ini sungguh amat luar biasa. Bahkan bisa mendekatkan kita pada posisi hati yang mati karena tertutupi dengan dosa, dan jadi mati rasa dengan kebenaran. 

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Apabila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan “ar raan” yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka’.” (HR. At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Ahmad)

Kawan, jika hati yang sakit itu tetap kita biarkan, maka diapun juga bisa mati. Bayangkan, kalau jasad yang mati, maka kita tinggal nama. Tapi kalau hati yang mati sedangkan jasad kita masih hidup, maka kita akan susah banget melakukan kebaikan alias jadi manusia yang jahat dan susah banget menerima kebenaran. Astaghfirullah...

Kalau sudah begitu, dijamin masalah akan banyak datang dalam hidup kita. Hidup yang seharusnya simple atau sederhana, jadi terasa lebih runyam setelah kehadiran begitu banyak masalah. Hidup juga jadi terasa nggak nyaman, bahkan di satu titik kita juga bisa merasakan sebuah kehancuran. Maka jalan amannya memang kita nggak boleh perduli cuma sekedar diperawatan tubuh saja, kawan. Karena hati kita juga butuh perhatian serupa, bahkan lebih banyak. Percuma badan yang sehat dan tubuh yang cantik, namun kita punya hati jahat dan akhlak kita minus. Yang ada, segala keindahan fisik kita justru akan berbalik menjadi bumerang bagi diri kita sendiri. Nggak percaya? Bahkan orang lain juga akan komentar “ah, cantik-cantik kok jahat banget gitu sih”. Nah lhooo....

Dan penting juga buat kita ingat bahwa, di dunia ini ada orang-orang yang memang membiarkan hatinya mati. Mereka yang seperti itu benar-benar ada. Dan mereka memang akan susah banget menerima kebenaran dan nasehat. Perbaikan mereka hanya tergantung pada hidayah Allah saja. Jadi nggak perlu buang-buang tenaga apalagi perang urat dengan mereka. Jangan jadikan diri kita jahat, apalagi berubah menjadi seperti mereka hanya karena kita salah memilih sikap saat menanggapi mereka. Ambil jarak aja, dan doakan mereka dari jauh saja. Toh masalah kita dan perbaikan diri kita masih banyak membutuhkan perhatian kita. Setuju?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE