Suamimu, Surga Nerakamu | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Suamimu, Surga Nerakamu

220 kali dilihat

Al-Hushain bin Mihshan rahimahullahu menceritakan bahwa bibinya pernah datang ke tempat Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam karena satu keperluan. Seselesainya dari keperluan tersebut, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadanya : “Apakah engkau sudah bersuami?” Bibi Al-Hushain menjawab : “Sudah.” “Bagaimana (sikap) engkau terhadap suamimu ?” tanya Rasulullah lagi. Ia menjawab : “Aku tidak pernah mengurangi haknya kecuali dalam perkara yang aku tidak mampu.” Rasulullah bersabda : “Lihatlah di mana keberadaanmu dalam pergaulanmu dengan suamimu, karena suamimu adalah surga dan nerakamu ” (HR. Ahmad)

Kawan, sebagai seorang muslimah yang ingin belajar untuk mentaati Allah dan RasulNya, kita harus memperhatikan dengan seksama apa yang telah Rasul kita ajarkan kepada kita. Salah satunya adalah sabda beliau diatas yang menyatakan bahwa suami kita adalah surga atau neraka bagi kita.

Beliau Shalallahu ‘Alaihi Wassallam menegaskan bahwa kedudukan suami sangat agung dihadapan kita para istrinya. Artinya bila kita mau dengan ikhlas berbakti kepada suami kita maka Surga Allah akan selalu menanti kita. Dan sebaliknya bila kita durhaka kepada suami maka nerakalah ancamannya.

Dengan kata lain bahwa kita ini sebagai wanita sangat mudah mendapatkan surga, tapi juga sangat gampang masuk neraka. Hal ini jelas berbeda sekali dengan keadaan para laki-laki yang mana mereka harus beramal dengan gigih untuk meraih Surga. Ia harus menjadi salah seorang shiddiqin (orang yang selalu berbuat jujur), mereka harus salah seorang sholihiin (orang yang sholih), dituntut untuk menjadi syuhadaa’ (orang yang mati syahid) bila ingin mendapat kemudahan untuk masuk Surga. Dan bila suami tersebut memiliki beberapa istri, maka dia pun harus bersikap adil terhadap istrinya, dan itu tidaklah mudah.

Maka tugas kita yang hanya “sekedar” mencari ridho suami demi bisa mendapatkan surga itu sesungguhnya lebih gampang dari pada tugas para laki-laki itu. Dengan kita mau mencari ridho suami, surga InshaAllah akan menanti kita seperrti yang disabdakan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam; “Maukah aku beritahukan kepada kalian laki-laki penghuni Surga? Para Nabi di Surga, orang-orang yang jujur di Surga, orang yang mati syahid di Surga, anak yang terlahir (mati) di Surga, seorang lelaki yang mengunjungi saudaranya di belahan kota, yang dia mengunjunginya karena Allah, di Surga. Dan maukah aku tunjukkan kepada kalian wanita ahli Surga? Yaitu setiap istri yang penuh cinta kepada suami serta penyayang kepada anaknya, yang ketika suaminya marah kepadanya ia berkata, ‘inilah tanganku berada ditanganmu, aku tidak bisa tidur memejamkan mata sehingga engkau ridho kepadaku.” (HR. Nasai)

Jadi jangan merasa berat untuk melayani, berbakti dan mencari ridho dari suami kita. Bukan semata-mata karena ingin menyenangkannya, tapi adalah bentuk kepatuhan kita pada perintah Allah. Karena bukankah setiap kita mendambakan surga sebagai sebaik-baiknya tempat kembali kita? Dan tentunya dengan mentaati dan berbakti kepada suami kita, maka InshaAllah kitaun akan termasuk menjadi bagian dari yang disabdakan oleh Rasul berikut ini,

Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (Hr. Muslim)

 

(NayMa)

 



RELATED ARTICLE