Susahnya Buat Disiplin Mengerjakan Sholat | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Susahnya Buat Disiplin Mengerjakan Sholat

280 kali dilihat

Ada beberapa dari kita mungkin yang sudah tahu kalau sholat adalah tiang agama. Berarti kalau si tiang ini ambruk, ya nggak bakal asyik pasti cerita selanjutnya. Kita mungkin juga pernah dengar kalau sholat adalah amalan yang bakal di hitung pertama kalinya di akhirat kelak. Dan jika sholat kita ternyata nggak beres, bisa dipastikan bakal panjang urusan. Kita juga pernah dengar kalau sholat adalah termasuk dalam salah satu rukun Iman, yang artinya kalau kita adalah seorang muslimah yang serius, maka kita akan penuhi kewajiban sholat kita.

Tapi...

Ternyata sampai di usia kita sekarang, kita belum juga memenuhi sholat kita. Kalau ditanya kenapa? Jawabnya pokoknya susah aja. Sulit banget. Malas banget. Padahal durasi sholat itu kadang nggak lebih dari setengah jam. Atau malah nggak sampai, mungkin. Hal itu berarti durasi sholat kita lebih dan lebih singkat banget dari pada jadwal kita lihat sinetron atau mantengin gadget kesukaan kita.

Tapi, kenapa masih saja susah. Masih saja berat....

Salah satu alasannya, adalah karena keseriusan kita yang nggak serius dalam melaksanakan niat kita. Pernah nggak kita melihat sebentar ke momen-momen kita dibelakang. Waktu kita janjian mau ketemu gebetan, atau sohib kita buat ngumpul bareng atau lihat film bareng di bioskop. Wuh bisa dipastikan kalau persiapan kita matang banget. Bahkan jauh-jauh hari sudah serius menata semua persiapan. Kenapa? Karena kita niat banget buat melakukan semua itu.

Kita senang dengan apa yang kita lakukan. Kita happy dan ikhlas banget dengan apa yang kita lakukan. Dan kita antusias banget menyambut momen yang akan datang itu. Walaupun kita nggak bisa menyangka kalau akhirnya momen yang digadang-gadang itu akhirnya bisa jadi menyedihkan. Seperti contohnya, gebetan yang ditunggu ternyata datang bersama gebetan lainnya #yanasib hee...

Begitulah gambaran kalau kita niat banget dan serius sekali dengan sesuatu, kita pasti bakal bisa kok melakukannya, bahkan dengan sangat baik dari yang kita pernah kita lakukan sebelumnya.

Kembali ke masalah sholat, kawan. Kita pun bisa melakukan sholat dengan sangat baik, teratur dan disiplin kalau kita niat banget buat melakukannya. Kita bisa meninggalkannya selama ini adalah karena ada perasaan menyepelekan semua itu, dan menganggap bahwa hal itu adalah oke-oke aja. Kita belum paham sepenuh nya tentang makna pengabdian bagi seorang hamba, dan makna mencintai Allah yang telah sangat Maha Mencintai kita.

Padahal acara meninggalkan sholat bukanlah acara yang gampang dan ringan atau sepele saja. Teladan kita Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam, telah bersabda, “Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat, barangsiapa meninggalkannya maka dia kafir.” (HR. Ahmad, Abu Daud, At Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah). Serius deh, kita sebagai muslimah nggak boleh melupakan nasehat beliau yang satu ini.

Kawan, sesuatu yang berharga memang sudah seharusnya kita jaga, kecuali kalau rasa menghargai kita itu cuma sekedar teori di bibir aja. Seperti keadaan sholat kita, jika kita memang benar-benar menyayangi diri kita sendiri dan menghargai kewajiban kita, kita pun akan serius dalam menjaganya. Lalu sudah sampai sejauh mana kita melakukan penghargaan itu, semua jawaban kembali pada diri kita sendiri.

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE