Tangis Indah Ibu Kita | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Tangis Indah Ibu Kita

252 kali dilihat

Dulu ibu kita penuh perjuangan dan air mata ketika melahirkan kita kedunia. Tapi sakit itupun seakan nggak dirasa, karena saking bahagianya ketika kita hadir dalam hidupnya. Selanjutnya tanpa kenal lelah kita dirawatnya. Siang dan malam seakan nggak ada bedanya dalam dia berjuang membesarkan kita.

Rasanya hidupnya hanya dipersembahkan untuk kehidupan kita. Bahkan dia menamai kita sebagai separuh jiwanya. Maka tak heran bila bahagianya adalah ketika kita bahagia. Dan kesedihan kita adalah musibah yang besar baginya. Dia bahkan bisa menghadapi apapun yang orang lain takut buat menghadapi demi kebahagiaan kita, anak-anaknya.

Tapi...

Kita sebagai anak, jarang bisa menyayangnya. Kita sebagai anak juga jarang membahagiakannya. Kita jarang bisa dan mau berkorban seperti pengorbanan yang seperti dilakukannya. Kita bahkan jarang bahkan sekedar mendoakannya, seperti dia mendoakan kita yang nggak akan pernah ada habisnya.

Kawan, kenapa di hidup kita yang satu kali ini, kita nggak membahagiakan? Bisakah kita berkorban sedikit saja untuk kebahagiaannya? Bisakah kita juga rutin mendoakannya? Sehingga dia bisa berbahagia walau itu sambil menangis. Tapi bukan tangisan kesedihan melainkan yang membahagiakan bagi ibu kita.

Ibu memang nggak akan mengharapkan apapun dari kita. Karena memang begitu tulusnya kasih sayang yang dia punya. Tapi kita sebagai anak memang harus tahu balas jasa. Selain karena memang sudah seharusnya kita mencintai ibu kita dengan banyak-banyak cinta yang kita punya.

Dengarlah apa yang dulu di jawab oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam ketika ditanya seseorang tentang siapa yang harus orang itu memberikan penghormatannya. Beliau menjawab “ibumu, ibumu, ibumu” baru setelah itu “ayahmu”. Ibu punya tempat istimewa bahkan dihadapan Robb kita. Jadi jangan pernah sia-siakan kebersamaan dengan ibu kita. Karena kita nggak tahu kapan semua itu akan berakhir.

Buat dia bahagia, walaupun itu hanya sekedar dengan senyum ramah yang kita punya. Dia memang nggak akan pernah meminta apapun dari kita. Tapi kita sebagai anak, harus mengerti tentang cara menghargai kebaikan orang tua kita, dan membalas segala jasa-jasanya, walau sampai kapanpun kita nggak akan pernah bisa membalas jasa-jasanya.  

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE