Tata Cara Mensalatkan Jenazah Dan Keutamaannya | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Tata Cara Mensalatkan Jenazah Dan Keutamaannya

292 kali dilihat

Salat jenazah adalah salah satu salat yang bersifat fardhu kifayah atau kewajiban yang ditujukan pada orang banyak, akan tetapi bila sebagian sudah melaksanakan maka terlepaslah kewajiban tersebut bagi yang lain.

 

Diantara keutamaan melaksanakan salat jenazah, salah satunya di sebutkan dalam sabda oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, (yang artinya), “Barangsiapa yang menyaksikan jenazah sampai ia menyolatkannya, maka baginya satu qiroth. Lalu barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga dimakamkan, maka baginya dua qiroth.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud dua qiroth?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas menjawab, “Dua qiroth itu semisal dua gunung yang besar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Dan berikut ini adalah urutan tata cara menyalatkan jenazah :

  1. Melakukan Takbiratul Ihram (takbir pertama).

Tidak perlu membaca istiftah langsung berta’aawudz (audzubillahiminasyaitonirojim )dan membaca basmalah.

  1. Diikuti dengan bacaan Al-Fatihah.

Melakukan takbir kedua dan diikuti dengan ucapan shalawat kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam semisal shalawat yang dibaca pada tasyahud akhir dalam salat fardhu.

  1. Melakukan takbir ketiga dan mendoakan jenazah salah satunya adalah dengan doa berikut ini,

“ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA 'AAFIHI WA'FU 'ANHU WA AKRIM NUZULAHU WA WASSI' MUDKHALAHU WAGHSILHU BILMAA`I WATS TSALJI WAL BARADI WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA A'IDZHU MIN 'ADZAABIL QABRI AU MIN 'ADZAABIN NAAR.

Artinya : “Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia & maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkanlah kuburnya, bersihkanlah ia dgn air, es & embun. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, Gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah ia ke dalam surga, lindungilah ia dari azab kubur dan azab neraka”

  1. Selepas berdoa kemudian melakukan takbir terakhir (takbir keempat), berhenti sejenak, lalu salam ke arah kanan dengan satu kali salam.

 


Artikel Terkait Lainnya..

RELATED ARTICLE