Teko Cuma Ngeluarin Isinya | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Teko Cuma Ngeluarin Isinya

650 kali dilihat

(Diaryhijaber.com) - Tadi pas ngubek ngubek google, ketemulah sebijih instagram milik seorang artis. Iseng iseng gue liat isi di dalamnya. Ya Allah tolong, itu komennya lebih ancur dari cabe cabean, hee... Isinya tuh mereka ngehujat abis abisan si artis, berikut para "figuran" yang kebetulan lagi foto disebelah doi, yang bahkan nggak ngerti apa apa. Padahal si artis fine fine aja loh. Cuman image dia yang ada di luaran emang rada negatip. Tapi apa iya kudu dihujat sampe segitunya?? Lalu apa sih untungnya buat para haters itu sendiri????

Yang ada malah banyak orang yang komen kalo haters itu kasar, nyebelin, dan mulutnya nggak disekolahin. 

Nggak berlebihan juga sih emang,  secara kan orang yang punya etika, pinter, dan terhormat, kalopun sampe punya rasa nggak senengpuun, akan tetep tampil anggun dan cara nyampekan nya pun tetep dengan sopan. Kata katanya juga akan beda rasanya di telinga. Contoh deh, presiden. Semarah marahnya pak presiden, nggak mungkin dalam pidatonya, ato pas diwawancarai wartawan tiba tiba ngeluarin kata kata yang nggak pantas didenger. Kenapa? ya iyaalah, pasti bliau tetep ngejaga level beliau sebagai orang terhormat dan berkelas. 

Ternyata bener, ungkapan yang bilang kalo "Teko cuman ngeluarin isinya"...

Kualitas hati, pikiran dan level kita dimana itu tergambar rapi di pilihan kata dan atau cara kita ngomong. Gimana style kita, apa isi kepala dan hati kita, jelas tersirat di situ. Orang yang suka pake kata kata nggak pantes, hobi menghujat dan buat telinga merah, sebenarnya nggak lagi ngejelasin gimana keadaan yang dihujat, melainkan dia tuh lagi ngegambarin dengan jelas siapa diri dia, dan kaya' gimana kualitas dia yang sebenarnya. 

next, orang bukannya ngelirik yang dibenci sama dia, malah berbalik nggak seneng justru sama dianya sendiri. Nah lho, malah jadi kaya bumerang tuh...

Say, belajar dari kasus diatas, nggak heran kalo Rasulullah mewanti wanti banget ke kita, 

"Seorang mukmin bukanlah tukang cela dan tukang laknat dan bukanlah orang yang suka berkata keji lagi kotor.” 

(HR Tirmidzi)

Yea, seorang mukmin itu terjaga hati dan pikirannya karena slalu ingat Allah, dia juga nggak ngelakuin sesuatu yang sia sia, apalagi terang terangan nyakiti hati orang, entah lewat lisan ato tulisan. Dimanapun dan kapanpun. 

Pertanyaannya, kalo kita masih rajin dan lempeng aja ngelakuin hal itu, gimana dong???

Hmm, satu yang pasti, kalau kita nyakitin orang, ternyata semua nggak akan gratis aja buat dilakuin. Semua akan ada pertanggungjawaban nya. Tinggal tunggu aja tanggal maennya.

"jika kamu tidak punya rasa malu maka berbuatlah sesukamu"

(HR al-Bukhari, Abu Dawud, Ibn Majah, Ahmad, al-Hakim, al-Baihaqi dan lainnya).

"Perbuatlah apa yang kalian kehendaki, sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kalian kerjakan"

(QS. Fushshilat: 40).

"Pada hari (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka, terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. Di hari itu, Allah akan memberi mereka balasan, yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka, bahwa Allah-lah Yang Benar, lagi Yang menjelaskan (segala sesuatu, menurut hakekat yang sebenarnya)."

 (QS.An nur : 24 -25)

Berat bu beraat, yang kita lakuin ternyata nggak sesimple itu dimata Allah. Dan apa kabar jawaban kita nanti jenk?? apa yang harus kita bilangkan ke Allah sebagai alasan yang pas dari perbuatan  kita ngehujat orang itu???

Say, nggak ada orang yang terlalu sempurna, sampai kita harus sujud dan nyembah dia, tapi juga nggak ada orang terlalu minus banget sampe kita kudu menghujat dan mengolok olok dia sesuka lidah kita. No body's perfect, dear...

Hidup kita kan cuma sekali. Nggak pake reply ato episode 2. Sekali kita hidup, lalu kita mati, dan dimintakan pertanggungjawaban atas hidup kita ini. Jadi dari pada mempersulit diri, dan atau nyia nyiain waktu tenaga, pikiran dan lain sebagainya, yuuk lebih baik kita banyak koreksi diri, belajar lebih banyak lagi, biar kita lebih dekat dengan Allah,  dan jauh dari acara hujat menghujat yang nggak guna sama sekali. Setuju??


(NayMa/Diaryhijaber.com)




RELATED ARTICLE