Tentang Pembagian Warisan | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Tentang Pembagian Warisan

292 kali dilihat

 

(DiaryHijaber.com) - Allah Subhanahu Wata’ala mengatur kehidupan hamba- hambanya dengan sempurna. Mulai dari urusan yang kecil sampai yang terbesar sekalipun, Allah tetaplah yang Maha adil dalam dalam banyak urusan tersebut. Hak seorang hambanya sangat terpenuhi dengan baik dan memuaskan. Salah satunya adalah aturan yang begitu mendetail dan lengkap dalam hal pembagian warisan

 

Allah Ta’ala telah mengatur bahwa ahli waris dari laki-laki itu, ada 10 orang. Dan mereka adalah,

  1. Anak laki-laki
  2. Cucu laki-laki dan seterusnya ke bawah
  3. Ayah
  4. Kakek dan seterusnya ke atas
  5. Saudara laki-laki
  6. Anak laki-laki dari saudara laki-laki atau keponakan
  7. Paman
  8. Anak laki-laki dari paman atau sepupu
  9. Suami
  10. Bekas budak laki-laki yang dimerdekakan

 

Ahli waris dari perempuan itu, ada 7 orang. Diantaranya adalah,

  1. Anak perempuan
  2. Anak perempuan dari anak laki-laki atau cucu perempuan dan seterusnya ke bawah
  3. Ibu
  4. Nenek dan seterusnya ke atas
  5. Saudara perempuan
  6. Istri
  7. Bekas budak perempuan yang dimerdekakan

 

Dalam ilmu waris terdapat istilah “‘Ashobah” atau orang yang mendapatkan warisan dari kelebihan harta setelah diserahkan pada “ashabul furudh” atau orang yang mendapatkan warisan berdasarkan kadar yang telah ditentukan dalam kitabullah. Dan inilah urutan ‘ashobah dari yang paling dekat:

  1. Anak laki-laki
  2. Anak dari anak laki-laki (cucu)
  3. Ayah
  4. Kakek
  5. Saudara laki-laki seayah dan seibu
  6. Saudara laki-laki seayah
  7. Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah dan seibu (keponakan)
  8. Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah (keponakan)
  9. Paman
  10. Anak paman (sepupu)
  11. Jika tidak didapati ‘ashobah, baru beralih ke bekas budak yang dimerdekakan

 

Kadar waris untuk ashabul furudh juga berbeda- beda.

1/2

Dan yang berhak menerima 1/2 ada lima:

  1. Anak perempuan
  2. Anak perempuan dari anak laki-laki (cucu perempuan)
  3. Saudara perempuan seayah dan seibu
  4. Saudara perempuan seayah
  5. Suami jika tidak memiliki anak atau cucu laki-laki

 1/4

Yang berhak mendapatkan ¼ adalah sebagai berikut,

  1. Suami jika istri memiliki anak atau cucu laki-laki
  2. Istri jika tidak memiliki anak atau cucu laki-laki

1/8

Yang berhak mendapatkan 1/8 yaitu,

  1. Istri jika memiliki anak atau cucu laki-laki

 2/3

Yang berhak mendapatkan 2/3 adalah sebagai berikut,

  1. Dua anak perempuan atau lebih
  1. Dua anak perempuan dari anak laki-laki (cucu perempuan) atau lebih
  2. Dua saudara perempuan seayah dan seibu atau lebih
  3. Dua saudara perempuan seayah atau lebih

1/3

Yang berhak mendapatkan 1/3 adalah sebagai berikut,

  1. Ibu jika si mayit tidak dihajb
  2. Dua atau lebih dari saudara laki-laki atau saudara perempuan  yang seibu

1/6

Yang berhak mendapatkan 1/6 adalah sebagai berikut,

  1. Ibu jika memiliki anak atau cucu, atau memiliki dua atau lebih dari saudara laki-laki atau saudara perempuan
  2. Nenek ketika tidak ada ibu
  3. Anak perempuan dari anak laki-laki (cucu perempuan) dan masih ada anak perempuan kandung
  4. Saudara perempuan seayah dan masih ada saudara perempuan seayah dan seibu
  5. Ayah jika ada anak atau cucu
  6. Kakek jika tidak ada ayah
  7. Saudara laki-laki dan saudara perempuan seibu

Continue reading on next page...



RELATED ARTICLE