Tidak Cukup Sekedar Tampan | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Tidak Cukup Sekedar Tampan

420 kali dilihat

Menikah adalah fitrah manusia. Karena itu, Islam memberikan tuntunan bagi siapapun yang akan menjalani pernikahan dengan cara yang lengkap, indah dan menyejukkan. Salah satunya adalah tentang bagaimana memilih jodoh yang bukan hanya baik, tapi juga akan membaikkan pelakunya kelak.

Banyak wanita sekarang ini yang mengutamakan faktor fisik sebagai kriteria utama dalam memilih pasangan. Hal ini tidak sepenuhnya salah, karena memang sudah menjadi hal yang sangat manusiawi ketika seorang wanita tertarik dengan laki-laki yang tampan atau ganteng, bukan?

Namun ternyata ketampanan fisik tidak selalunya bisa menjamin kelanggengan dan keutuhan sebuah rumah tangga. Karena bagusnya tampilan dari kulit luar manusia pasti akan ada masa selesainya.

Islam sangat mengerti tentang hal ini. Islam mengajarkan agar seseorang lebih mengutamakan kriteria ketakwaan serta ilmu agama dalam memilih pasangan hidup. Karena dengan ketakwaan serta ilmu yang dimiliki, orang tersebut dapat dengan baik menjalankan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi apa saja yang dilarang oleh-Nya. Hal ini sesuai dengan yang telah difirmankan oleh Allah SWT dalam Al-Quran surat Al Hujurat ayat 13, yang artinya : Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling bertaqwa.”

Ketika seseorang laki-laki paham benar akan kewajibannya kepada Tuhannya, maka dia juga akan berusaha sebaik-baiknya dalam memperlakukan keluarganya kelak. Dia bisa tampil sebagai pemimpin, ayah, dan suami, yang bertanggung jawab serta dapat memberikan contoh yang baik untuk keluarga kecilnya tersebut, sebagai bentuk ibadah kepada Tuhannya.  

Ketika laki-laki tersebut taat kepada tuhannya, maka dia juga akan punya orientasi tentang masa depan. Tentunya hal tersebut tidak tertas pada hal dunia semata, melainkan juga tentang banyak persoalan akhiratnya. Dan firman Allah dalam Surat at Tahrim ayat 6 berikut juga sekaligus juga dapat dipahaminya,

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allâh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

Imam yang baik tersebut juga akan mengerti tentang hal yang dapat membaikkan atau merepotkan makmumnya. Dia paham bahwa mereka bukanlah manusia yang sempurna yang selalu akan menyenangkan, dan tampil dengan baik tanpa cela. Karena itu konsep kesabaran, pengorbanan, memaafkan, memperbaiki diri akan menjadi bagian dari dirinya.

Jadi Hijabers, memilih pasangan yang bagus secara fisik saja memang tidak salah, namun tidaklah harus menjadi yang utama dan pertama. Karena tujuan sebuah pernikahan bukanlah hanya sekedar menautkan ketertarikan fisik semata, tapi lebih kepada bagaimana bisa membawa keluarga kecilnya kelak kepada ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala



RELATED ARTICLE