Waktu- Waktu Yang Mustajab Untuk Berdoa | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Waktu- Waktu Yang Mustajab Untuk Berdoa

319 kali dilihat

(DiaryHijaber.com) - Bagi mereka yang beriman, berdoa itu tidak semata- mata dipanjatkan ketika kita sedang terpojok, sedang punya kepentingan ataupun bila terkena kesulitan saja. Namun doa adalah bagian dari kebutuhan dalam hari- hari mereka. Doa pula yang menjadi senjata yang tidak saja mendekatkan diri mereka pada Allah, namun juga usaha mereka dalam rangka tetap hidup damai dan bahagia.

 

Karena itulah mereka tidak menyia- nyiakan waktu- waktu yang mustajab untuk berdoa. Diantaranya adalah :

 

  1. Ketika waktu sahur atau sepertiga malam terakhir

Sepertiga malam yang paling akhir adalah waktu yang penuh berkah. Hal ini karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala turun ke langit dunia dan mengabulkan setiap doa hamba-Nya yang berdoa ketika itu. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, (yang artinya), “Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Ku ampuni” (HR. Bukhari, dan Muslim)

 

Namun kita jangan membayangkan Allah Ta’ala turun seperti turunnya manusia dari suatu tempat ke tempat lain. Yang terpenting adalah kita mengimani bahwa Allah Ta’ala turun ke langit dunia, karena hal ini dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam yang bergelar Ash shadiqul Mashduq (orang jujur yang kebenarannya dibenarkan oleh Allah)

 

  1. Ketika berbuka puasa

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,(yang artinya) ”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)

 

  1. Ketika malam lailatul qadar

Ummul Mu’minin Aisyah Radhiallahu’anha bercerita, “Aku bertanya kepada Rasulullah: Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda: “Berdoalah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku)”(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, At Tirmidzi)

 

  1. Ketika adzan berkumandang

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang” (HR. Abu Daud)

 

  1. Di antara adzan dan iqamah

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: “Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Tirmidzi)

 

  1. Saat sujud shalat

Continue reading on next page...



RELATED ARTICLE