Waspadai Riya' Selama Berpuasa | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Waspadai Riya' Selama Berpuasa

230 kali dilihat

Setan memang nggak akan ada henti-hentinya menggoda biar kita bisa berbuat maksiat. Secara, memang itulah tugas utama dia, bahkan sebelum nenek moyang kita yaitu Nabi Adam diturunkan ke dunia.

Salah satunya adalah merusak nilai pahala kita salah satunya dalam hal berpuasa. Caranya, yaitu dengan mengajarkan kita sebuah perbuatan riya’ alias sombong atau pamer, walaupun kita dalam keadaan puasa sekalipun. Contoh kecil saja, yaitu menulis status di media sosial tentang amal ibadah yang lain yang kita lakukan saat bulan puasa tiba.

Bisa dibilang mustahil kalau acara menulis status dilakukan kalau nggak berharap komen, atau like dari orang. Bukan begitu, bukan?. Tapi apakah lalu dengan “pengumuman” itu kita lalu mendapatkan  apa yang kita mau, kawan? Salah satunya adalah pujian manusia.

Ya, kita akan dapat banget semua itu dari manusia. Apalagi kalau yang kita tuliskan atau share kan di media sosial adalah sesuatu yang “kriteria” dari seseorang yang sholih atau sholihah. Seperti, rajin sholat, rajin baca quran, hobi banget nolong orang, banyak berbuat kebaikan dan lain sebagainya.

Tapi sayangnya orang yang berbuat seperti itu, bisa dipastikan akan dapat sebuah kerugian yang sangat besar. Ayo kita ingat bersama-sama tentang apa yang telah dipesankan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam berikut ini, (yang artinya),

“Barangsiapa memperdengarkan (menyiarkan) amalnya, maka Allah akan menyiarkan aibnya, dan barangsiapa beramal karena riya’, maka Allah akan membuka niatnya (di hadapan orang banyak pada hari Kiamat)”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Kawan, kita yang puasa ini seharusnya nggak cuma sekedar berpuasa dengan nggak makan dan nggak minum saja. Tapi seluruh indra kita bahkan hati kita pun harus kita puasakan dari berbuat maksiat. Semua kita lakukan karena ingin mendapatkan ridho Allah saja. Lalu mengapa kalau kita serius ingin mendapatkan ridho Allah, kita masih sempat melirik perhatian manusia dengan membuat status di media sosial kalau kita sedang melakukan kebaikan?

Ikhlas itu memang nggak gampang, kawan. Tapi hanya dengan ikhlas itu sajalah amal kita akan diterima oleh Allah. Sayang banget kan kalau kita sudah berlapar haus ria sepanjang hari, tapi yang kita dapatkan hanya sekedar lapar dan haus saja? Sedang ternyata karena sikap sombong kita akhirnya pahala kita hanya terlewatkan begitu saja.

Sekarang saatnya kita konfirmasi ke diri kita masing-masing, apakah ada sifat riya’ itu yang sadar nggak sadar kita lakukan? Kalau mungkin iya, mari kita bermohon kepada Allah semoga kita diberikan hidayah dan kekuatan untuk menghindarinya. Karena kitalah yang butuh Allah, kita yang butuh pahala puasa ini dari allah. Sedang Allah akan tetap Maha Kuasa tanpa diri kita dan amalan kita yang sangat sedikit ini. Mumpung masih Ramadhan, dan pintu taubat masih terbuka bagi kita, mari kita segera memperbaiki diri salah satunya dengan menjauhi perbuatan riya' ini.

 

(NayMa)  



RELATED ARTICLE