Ya Allah, Gue Dosa Apa! | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Ya Allah, Gue Dosa Apa!

767 kali dilihat

Saluran air itu pasti akan selalu lancar jaya kalau jalan airnya juga lancar, alias nggak ada yang nyumbatin. Nah kalau aliran air ternyata sampai nggak beres, berarti ada sesuatu yang nggak beres juga di saluran airnya. Karena itu kita harus ngecek ulang dan ngebersihin sesuatu yang menyumbat itu. Lah kalau kita nggak mau, ya keadaan tetap nggak akan berubah. Yang ada malah lama-lama si air akan berhenti alirannya.

Sama kasusnya dengan kehidupan kita. Kalau sampai jalan kebahagiaan, jalan rejeki, dan banyak jalan kebaikan terhambat, berarti ada sesuatu yang “menyumbat” semua itu. Dan seperti kita tahu, kalau Allah itu adalah maha pengasih dan penyayang. Allah juga tidak akan mendholimi hamba-hambaNya. Tapi kalau ternyata hidup kita masih “tersumbat”, berarti ada kesalahan dari diri kita sendiri yang mungkin kelihatannya sederhana saja buat kita, namun ternyata terlalu besar dihadapan Allah Ta’ala.

Dan untuk tahu apakah kesalahan besar itu, ya mau nggak mau kita harus “bongkar” diri kita dengan cara banyak-banyak introspeksi, mengakui dan taubat dari semua kesalahan kita. Kalau kita nggak mau? Ya kalau nggak mau, maka kita akan semakin berputar- putar aja dalam kesulitan hidup yang makin banyak.

Semakin kita jauh dari Allah, keras kepala, dan nambah maksiat lagi dihadapan Allah, hidup kita, hati dan pikiran kitapun akan juga dipersempit oleh Allah. Hal ini sesuai dengan firmanNya, (yang artinya),  Allah dalam surat Thaha ayat 124, (yang artinya), “Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” 

Karena itu kawan, yuk kita bareng-bareng belajar legowo dengan mengakui kesalahan kita, serta merendahkan diri di hadapan Allah dengan banyak-banyak mohon ampun kepadaNya, agar keadaan hidup kita berubah lebih baik. Jangan malah kita seakan “menantang” Allah dan malah sombong atau marah-marah mengatakan “Ya Allah, Apa sih dosa gue sampai hidup gue kudu kaya’ begini”. Yaelah bu, nggak usah GR deh ah!. Manusia itu tempatnya salah dan lupa. Sengaja nggak sengaja kita ini udah pasti banyak berbuat dosa. Nggak ada satu orangpun yang sempurna dan atau lepas dari dosa kecuali hanya jika Allah menghendaki.

Mumpung kita masih punya jatah nafas di dunia. Karena kita akan selalu butuh yang namanya bahagia, dan hidup yang lancar-lancar aja, dan asik-asik aja, bukan begitu? Maka itulah kuncinya, dekat dan kembali kepada Allah serta selalu mohon pada Allah selalu agar mengampuni dosa-dosa kita, dan lalu melancarkan jalan hidup kita.

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE