Yakin Masih Takut Sama Setan? | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Yakin Masih Takut Sama Setan?

384 kali dilihat

Kita semua pasti sudah pada tahu, kalau yang namanya Iblis yaitu makhluk Allah dari golongan jin itu, dulu pernah diusir dari surga Allah dan digelari “yang terkutuk”. Semua karena dia merasa lebih baik dari Adam, dan lebih pantas menjadi khalifah di bumi. Padahal Allah sajalah yan paling tahu tentang apa-apa yang terbaik buat makhlukNya. Akhirnya, akibat dari perbuatannya itu, di hari akhir nanti Iblis pun akan berakhir menyedihkan di Neraka.

 

Namun dia tidak mau sendiri, lho. Sumpahnya, dia akan mengajak banyak manusia untuk “menemani” dia disana. Karena itu manusia dibuat untuk tunduk kepadanya. Caranya sih bermacam-macam. Dari mulai mengiming-imingi harta, menjanjikan bantuan untuk mendapat kekuasaan, bahkan sampai menyebar ketakutan lewat bantuan anak buahnya yang berwujud manusia juga, dan lain-lainnya. Semua dengan tujuan agar manusia melenceng dari ketaatan mereka kepada Allah Ta’ala, dan atau menduakan Allah untuk kepentingan dunia.

 

Akhirnya, kita para manusia banyak larut dalam “permainan” iblis ini. Salah satu contoh gampangnya aja. Kita lebih takut sama penampakan setan, dari pada takut sama Allah karena belum mendirikan salat. Padahal udah jelas- jelas kalau Allah adalah Tuhan kita dan Allah juga sudah menentukan kalau kita para manusia yang justru jadi Khalifah atau pemimpin di bumi ini. Kedudukan kita lebih diatas mereka. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS Al Baqarah : 30)

 

Kita manusia lebih tinggi kedudukannya dibanding dengan para jin, iblis atau setan itu. Kalau kita manusia mendatangi sebuah tempat, maka makhluk- makhluk yang lain akan menyingkir. Hewan-hewan pada pindah, dan makhluk Allah yang lainpun pada mundur teratur. Nggak heran, karena manusia memanglah khalifah yang ada di bumi.

 

Tapi nggak jarang kita juga berbuat keanehan yang super aneh. Kita para manusia malah banyak yang lalu membodohkan diri sendiri dengan mencari-cari itu iblis atau jin yang ingkar kepada Allah, dan lalu rela mengabdi kepada mereka. Padahal bisa ditebak kelanjutannya, bahwa mereka akhirnya pasti akan tambah membodohi kita lagi dan lagi.

 

Ibaratkan aja nih, ada seorang yang udah gede, pintar, udah lulus kuliah tapi waktu dia merasa pusing, dia malah bertanya pada anak kecil yang belum sekolah, “De, obat pusing itu apa ya?”. Si anak itu lalu menjawab “kakak guling-guling di lumpur aja sampai hitam mukanya”. Eh, orang itu lalu malah nurut aja. Bayangpun betapa bodohnya, dia yang seharusnya kedudukannya lebih tinggi dan pandai, tapi malah mau aja dipermainkan dengan gampang yang seharusnya lebih dibawah dia.

 

Sama halnya juga kawan, ketika kita mau aja dipermainkan oleh setan. Dan kalau sudah begitu, kitapun akhirnya semakin terjerumus dalam dosa dan maksiat. Hal ini bahkan udah kebuka semua di AlQuran, lho. Allah berfirman, (yang artinya), “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan” (Qs. Al Jinn : 6)

 

Kawan, ketakutan berlebihan kepada bangsa jin bisa- bisa merusak iman kita. Karena itu kita memang harus banyak-banyak mengkaji AlQuran, dan menjauhi media yang bisa mencuci otak kita untuk melakukan hal itu, dan atau malah terobsesi dengan mereka. Contoh aja film- film horor, yang isinya buat nakut- nakutin kita. Mereka yang memproduksi film- film itu biasanya menggambarkan kalau jin itu bentuknya begini begitu, dan menunjukkan kalau para jin itu lebih mampu dari manusia terutama dalam hal menimbulkan ketakutan. Akhirnya yang pada nontonpun jadi lebih takut sama mereka dari pada sama Allah, pencipta mereka. Nah kalau sudah begini, bisa rusaklah keimanan kita. Karena kita tidak diperintahkan buat punya rasa takut kecuali hanya kepada Allah Subhanahu Wata'ala saja.

 

Kawan, semua para makhluk Allah sudah ada tempatnya sendiri- sendiri, serta punya kewajiban sendiri-sendiri juga. Dan mereka yang baik adalah yang fokus pada ibadah mereka hanya kepada Allah. Dulu juga Nabi sama sekali tidak pernah meminta bantuan kepada para jin untuk membantu entah dalam perang atau dalam kehidupan beliau sehari- hari. Nabi pun juga tidak tertarik untuk ikut campur dalam kehidupan mereka. Apalagi sampai menduakan Allah dalam segala hal, hanya lantaran mereka.

 

Semoga Allah berkenan melunakkan hati kita, agar kita mau selalu menjadikan Nabi Muhammad sebagai tauladan kebaikan bagi kita, dan menguatkan kita untuk nggak gampang larut dalam bujukan iblis yang ujung-ujungnya akan membawa kita ke neraka. Jadi setelah ini, masihkah dirimu tertarik untuk malah takut atau nangis histeris dengan yang namanya setan, kawan?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE