Hukum Mempercantik Alis Dalam Islam | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Hukum Mempercantik Alis Dalam Islam

8.459 kali dilihat

Sudah sepantasnya seorang wanita merawat dan mempercantik diri. Namun mempercantik diri pun ada batasan-batasan yang harus di jaga wanita muslim. Seperti halnya wanita muslim dilarang untuk menggunakan make up secara berlebihan, tidak menggunakan tatto, dan mengubah bentuk tubuh hanya untuk terlihat lebih cantik. Agar tidak terjebak kedalam kesalahan yang dilarang oleh syariat, maka kali ini Diaryhijaber akan membahas mengenai salah satu larangan wanita dalam berhias yaitu membuat alis palsu dengan tatto maupun sulam.



Larangan Sulam dan Tatto Alis

Islam tidak melarang suatu perbuatan tanpa alasan yang jelas. Seperti yang diketahui bahwa musuh manusia adalah iblis dan syaitan. Makhluk tersebut akan menyesatkan manusia sampai kapan. Bahkan saat sakaratul maut pun manusia masih akan diganggunya. Salah satu cara syaitan dan iblis menyesatkan manusia adalah dengan menghasut manusia untuk merubah bentuk tubuh manusia itu sendiri hanya karena tujuan duniawi. Seperti yang tertulis dalam Al-Quran Surat An-Nisa ayat 119, syaitan berkata:

“Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya."

Merubah ciptaan Allah sama saja tidak mensyukuri karunia Allah Subhanahu wa Ta’Alla. Ibarat seseorang dibelikan dress yang tidak ia sukai karena terlalu panjang. Akhirnya ia merobek dan memotong dress tersebut sampai menjadi mini dress, tepat di depan si pemberi. Bukankah halter sebut merupakan perbuatan yang tidak bersyukur dan menyakiti si pemberi. Sama juga dengan orang-orang yang mencukur alis pemberian Allah hanya karena keinginan duniawi saja.

Mempercantik diri dengan cara mengubah bentuk asli dari tubuh dan wajah adalah budaya wanita-wanita jahiliah. Seperti Hadist Bukhari dan Muslim yang menuliskan bahwa Allah melaknat tukang tatto, orang yang ditatto, al-mutanamishah, dan orang yang merenggangkan gigi, untuk kecantikan, yang mengubah ciptaan Allah. Sedangkan al mutanasmishah adalah wanita yang minta dicukur bulu wajahnya, Hadist Shahih Muslim menjelaskan bulu wajah yang dimaksud adalah alis. Tukang cukur yang dinamai an-namishah ini juga turut menanggung dosanya.

Sulam Alis dan Tato Alis Haram Hukumnya

Seperti Hadist Bukhari dan Muslim, tatto alis sudah jelas haram hukumnya. Allah akan melaknat bagi orang yang mentatto dan yang minta di tatto. Sedangkan tatto sendiri adalah proses memasukkan tinta ke dalam tubuh dengan jarum. Dengan ini tinta yang kotor dapat masuk ke dalam aliran darah, selain itu tatto menimbulkan rasa sakit pada orang yang ditatto saat prosesnya. Dua hal inilah yang membuat haram antara orang yang minta ditatto dan mentatto.

Sulam alis, walaupun menggunakan tinta herbal dan krim anastesi atau krim penghilang rasa sakit, namun sulam alis tetap saja haram hukumnya. Sulam alis merupakan proses dimana alis seseorang sengaja diubah untuk sekedar mempercantik diri. Caranya adalah dengan menyisipkan alis-alis baru di antara alis asli agar terlihat sedikit tebal. Setelah itu baru diberikan tinta herbal untuk menambah alis agar terlihat tebal dan rapi secara alami. 

Sulam alis ini haram hukumnya, sesuai dengan Hadist Riwayat Muslim dan Bukhari yang menceritakan bahwa Allah juga akan melaknat orang yang mencukur (menipiskan) alis dan yang meminta dicukur, yang mengikir gigi supaya kelihatan cantik dan merubah ciptaan Allah.


Poinnya adalah tatto alis dan sulam alis adalah dua cara mempercantik diri yang diharamkan oleh Islam. Bagi yang melakukannya adalah sebuah dosa yang sangat besar dengan alasan yang cukup jelas, yaitu mengikuti ajakan syaitan, mengikuti budaya jahiliah, dan menyakiti diri untuk mengubah bentuk tubuh. Di mana alasan-alasan tersebut adalah alasan yang paling dibenci dan dilaknat oleh Allah Subhanahu wa Ta’Ala. Alangkah baiknya jika Hijabers ingin mempercantik diri, yaitu dengan mempercantik hati dan akhlak.




Writer : Sam

Editor : BL



RELATED ARTICLE