Stop Membandingkan Dirimu Dengan yang Lain | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Stop Membandingkan Dirimu Dengan yang Lain

554 kali dilihat

Tidak bisa dipungkiri bahwa wanita pasti tanpa sadar membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain. Kapan pun pasti tetap akan muncul. Membandingkan diri kebanyakan akan mengacu pada penilaian hal negative bagi diri sendiri. Seperti halnya iri yang berujung pada merendahkan diri sendiri.

 

Memupuk rasa iri hati

Membandingan diri sendiri akan menemui titik dimana seseorang memiliki rasa iri. Sedangkan rasa iri bukanlah hal yang menguntungkan. Selain mendapatkan dosa, iri justru membuat perasaan dilingkupi rasa cemas dan terasa seperti tidak bersyukur. Ingatkan dalam diri bahwa iri merupakan penyakit hati dan akan merusak diri dari pikiran-pikiran yang tidak seharusnya ada. Katakan pula dalam hati bahwa setiap orang sudah memiliki hal yang baik dalam diri mereka.

Merendahkan diri sendiri

Meuruti hasrat untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain, tidak akan ada habisnya. Hal ini berawal dari prestasi yang orang lain dapatkan, dimana kita berharap juga bisa memilikinya. Jika kita tidak memilikinya, maka kita bukanlah apa-apa. Orang lain tidak bisa mengurangi kapasitas yang mereka miliki dan dapatkan, dengan alasan agar kita tidak lagi membandingkan diri dengannya. Sesungguhnya ada sisi dalam orang lain yang selalu lebih baik daripada kita. Hanya kita sendiri yang dapat menekannya. Seperti ketika shopaholic berbelanja dari outlet satu ke outlet lainnya. Mereka tidak akan puas hanya dengan satu barang, jika di outlet lainnya menemukan barang menarik. Brand-brand tersebut tidak bisa menekan untuk merilis barang-barang baru mereka, namun kitalah yang menekan keinginan untuk membeli semua barang di toko.

Membandingkan diri akan berujung pada kerusakan pola pikir positif manusia. Untuk menekan hasrat ‘self comparing’ adalah dengan membuat diri merasa special dan ikut senang atas prestasi yang di dapatkan orang lain.

Menspesialkan diri sendiri

Bahkan orang kembar pun tidak akan memiliki sifat dan nasib yang sama persis. Maka Hijabers tidak perlu susah-susah menyamakan diri dengan orang lain. Karena Allah Ta’ala sudah menciptakan manusia untuk memiliki dan mendapatkan pemberian yang berbeda. Tentunya sesuai dengan usaha yang dilakukan, seperti dalam Al-Quran Surat Yunus ayat 58.

Katakanlah : dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmatNya itu dari apa yang mereka kumpulkan.

Jadilah unik dan buatlah diri sendiri menjadi special, dimana orang lain tidak akan mendapatkan penghargaan yang kita miliki. Sebaliknya kita juga tidak akan mendapatkan apa yang orang lain miliki.

Belajar ikut senang atas penghargaan orang lain

Senang atas rizki yang didapatkan orang lain, jika dibayangkan memang terasa sulit untuk dilakukan. Namun akan sangat mudah ketika kita mulai sadar bahwa segala penghargaan yang didapatkan manusia itu berasal dari Allah Ta’Alla. Dengan begitu apa yang kita dapatkan akan terasa cukup untuk menekan ego membanding-bandikan diri dari orang lain.

 

Jika kita memandang orang lain lebih beruntung dan lebih baik dari pada kita, tandanya dia sudah bisa menikmati apa yang diberikan Allah Ta’Alla. Namun tidak berarti kita lebih buruk dan tidak beruntung, hanya kurang bisa mensyukuri nikmat yang diberikan saja. Orang lain bisa bahagia karena banyak bersyukur, bagaimana denganmu Hijabers?





Writer : Sam

Editor : BL



RELATED ARTICLE