×

Fashion

Berdandan yang Terlarang bagi Muslimah

Liani • 3 bulan yang lalu

Berdandan yang Terlarang bagi Muslimah

Tampil cantik menjadi dambaan setiap wanita. Karena itu wanita kerap mengerahkan upaya maksimal untuk mempercantik diri. Salah satunya dengan berhias atau berdandan. Namun tidak semua cara mempercantik diri diperbolehkan dalam syariat islam. Seorang wanita memang dianjurkan untuk berdandan guna menyenangkan hati suami.

Namun, meski tujuannya mulia tak berarti para wanita dapat 'menghalalkan' segala cara. 

Mengundang Syahwat

Dandanan yang mengundang syahwat akan mengundang bahaya gangguan dan justru dapat membahayakan kehormatan bahkan keselamatan diri para muslimah.

Al-Quran dan hadits pun telah secara jelas mencantumkan pembahasan tentang hal ini. Misalnya dalam Surat Al-Ahzaab:59, "  Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin agar hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu/disakiti. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Adapula sebuah hadits yang berbunyi, “ wanita itu aurat, apabila ia keluar (dari rumahnya) setan senantiasa mengintainya.” (HR Tirmidzi, dinilai shahih oleh al-Albani)

Seperti Wanita Zaman Jahiliyah

“ Dan hendaklah kalian (wahai istri-istri Nabi) menetap di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj (sering keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) wanita-wanita Jahiliyah yang dahulu.” (Al-Ahzaab:33)

Yang termasuk dalam tabarruj (berhias diri) ala jahiliyah adalah memakai khimar (kerudung) di kepalanya namun tidak menutupinya dengan sempurna. Dari sini terlihatlah kalung, anting dan lehernya.

Menyerupai Laki-laki

Rasulullah SAW bersabda, “  Allah melaknat wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Al-Jami ash-Shaghir)

Memakai Parfum atau Wewangian

Bau parfum memiliki potensi mengundang syahwat. Karena itu, mengenakan wewangian di hadapan orang selain suaminya dilarang bagi wanita.

Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwasanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.”

(HR. An Nasa’i no. 5129, Abu Daud no. 4173, Tirmidzi no. 2786 dan Ahmad 4: 414. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih.

Menghabiskan Banyak Waktu untuk Berdandan

Demi berkahnya waktu, perbanyak amal dan ibadah serta menuntut ilmu. Hindari berlama-lama berdandan yang menyebabkan banyak waktu terbuang sia-sia.

“ Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang batas waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) dapat memajukannya.” (Q.S. Al-A’raaf : 34)

Cabut alis, Buat tato dan Renggangkan Gigi

Rasulullah SAW bersabda, “  Allah melaknat wanita yang membuat tato dan meminta ditato, yang mencabut bulu alis dan meminta dicabut, yang merenggangkan gigi dan memperindahnya, serta wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah.” (HR. Al-Jami ash-Shaghir)

Menyambung Rambut

Rasulullah SAW bersabda, “  Allah melaknat wanita yang menyambung rambut dan meminta disambungkan rambutnya.” (HR. Al-Jami’ ash-Shaghir)

Demikianlah 8 cara berdandan yang terlarang bagi muslimah. Cara yang benar dalam berdandan adalah tidak berlebihan dan menghindari fitnah karena dandanan yang mengundang syahwat.

 

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :