×

Traveling

Gurun Atacama Terkenal Tempat Terkering Sekaligus Ladang Bungan Terindah

Liani • 9 hari yang lalu

Gurun Atacama Terkenal Tempat Terkering Sekaligus Ladang Bungan Terindah

Gurun Atacama yang terletak di sebelah barat Pegunungan Andes terkenal sebagai salah satu tempat terkering di dunia, tapi kini justru malah berubah jadi ladang bunga. Saking keringnya, konon bakteri pun tidak dapat hidup di gurun yang termasuk dalam wilayah geografis Negara Cile ini. Gurun Atacama menjadi tempat yang sangat kering karena arus dingin dari Samudera Pasifik menyebabkan angin yang berhembus ke Gurun Atacama tidak membawa banyak uap air. Selain itu, Gurun Atacama terletak di balik Pegunungan Andes yang begitu tinggi. Oleh sebab itu, awan pembawa hujan yang datang dari lembah Amazon terhalang oleh Pegunungan Andes sehingga hujan tak sampai ke Gurun Atacama.

Baru-baru ini, Gurun Atacama yang sangat kering tersebut mendadak diguyur hujan deras. Setelah kejadian tersebut, Gurun Atamaca tiba-tiba menjadi ladang bunga. Fenomena 'desierto florido' atau gurun yang berbunga ini rupanya pernah pula terjadi di gurun-gurun lain. Hujan yang turun, menyebabkan bibit-bibit bunga yang tersembunyi di dalam tanah mendapat air dan bermekaran.

Bayangkan saja, pada suatu masa di Gurun Atacama pernah tak turun hujan selama 173 bulan atau hampir 15 tahun lamanya. Bahkan beberapa wilayah di Atacama memang sama sekali tak pernah disiram hujan selama ratusan tahun lamanya.

Ajaibnya, setelah kekeringan panjang melanda gurun Atacama, kini gurun tersebut telah berubah jadi taman bunga yang sangat indah. Curah hujan yang sangat tinggi dan terjadi mulai Maret hingga Agustus menyebabkan tanah longsor dan banjir.

“Wilayah Atacama dikutuk sekaligus juga diberkati. Hamparan bunga indah menghiasi tempat terkering di dunia itu sebagai dampak El Nino dan perubahan iklim. Tumbuhnya bunga-bunga indah di sana tidak pernah diprediksi sebelumnya. Begitu juga dengan hujan lebat yang sebelumnya tak pernah terjadi di wilayah ini. Kami sangat terkeju,” ujar Daniel Diaz, direktur Pariwisata Nasional Chile, seperti diberitakan ABC News, Sabtu (31/10/2015).

 

Via Googleplus

El Nino-lah yang mengubah total wajah Gurun Atacama. El Nino, si bocah dalam bahasa Spanyol, muncul ketika suhu muka air laut di sepanjang ekuator di tengah dan timur Samudera Pasifik menghangat di atas rata-rata.

Kehadiran El Nino selalu diikuti dengan kemunculan konsentrasi udara bertekanan tinggi di belahan barat Pasifik dan konsentrasi udara bertekanan rendah di belahan timur Pasifik.

Saat El Nino berulah, wilayah Indonesia akan mengalami kemarau panjang lantaran awan hujan tersedot ke arah timur Pasifik. Sebaliknya, pesisir barat Amerika Latin seperti Chile kerap dilanda hujan badai. Makin kuat El Nino, makin panjang pula kemarau di Indonesia, sementara di Chile semakin panjang pula musim hujan.

Ketika hujan mengguyur Atacama selama berbulan-bulan membuat lebih dari seribu jenis tanaman tumbuh bersemi, sekaligus menjadikan panorama Atacama yang biasanya kelabu berubah menjadi merah jambu oleh bunga malva.

“Bagi kami, berseminya Atacama adalah satu keajaiban, lantaran selama aku tinggal di sini tak pernah menyaksikan pemandangan seperti ini,” kata Ramon Cortes, warga Vallenar, Chile, kepada LiveScience.

Peristiwa ini menarik rombongan pengunjung serta ahli tanaman dari berbagai penjuru Cile dan sekitarnya. Seusai diteliti, ternyata lebih dari 200 spesies tanaman tumbuh di kawasan gurun tersebut.

Para pejabat pariwisata Cile berharap lebih banyak bunga bermunculan pada pekan-pekan mendatang mengingat ada sejumlah spesies bunga yang mekar dalam waktu berbeda.

Gurun Atacama yang memanjang sejauh 1.000 kilometer di pesisir Samudera Pasifik diberi predikat 'tempat terkering di dunia' lantaran penelitian membuktikan beberapa area di gurun tersebut tetap kering selama setidaknya 20 juta tahun. Para pejabat pariwisata Cile berharap lebih banyak bunga bermunculan pada pekan-pekan mendatang. Hal tersebut masih memungkinkan, karena spesies bunga yang berbeda memang akan mekar dalam waktu berbeda pula. Menarik sekali ya, gurun Atacama yang kini jadi ladang bunga ini

Tulis Komentar

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :