×

Motivasi Islami

Hidup Sekali, Bermanfaat Berkali-Kali

NayMa • 6 bulan yang lalu

Siapapun tahu kalau kita ini hanya akan hidup sekali di dunia ini. Hidup sekali yang berarti nggak akan ada pengulangan untuk beberapa kalinya, bahkan hanya sekedar episode keduanya saja. Dan seperti sebuah konsekuensi, pada akhirnya kita juga akan mendapatkan apa yang telah kita usahakan. Kalau kita banyak berbuat baik, maka “imbalannya” juga kita akan dapat kebaikan. Kalau itu kemaksiatan juga akan memanen hal-hal yang buruk dalam hidup kita.

Seperti ketika kita berusaha untuk menjadi orang yang bermanfaat dan memberikan manfaat serta kemudahan bagi orang lain, maka hasil kebaikannya ternyata nggak selalu bermanfaat hanya untuk orang lain saja. Kitapun justru juga akan mendapatkan kebaikan dari hasil kebaikan kita tersebut. Seperti yang telah Rasul sebutkan dalam sabda beliau (yang artinya),

“Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya.” (Muttafaq ‘alaih)

“Barang siapa yang memudah kesulitan seorang mu’min dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang dalam kesulitan niscaya akan Allah memudahkan baginya di dunia dan akhirat” (HR. Muslim).

Maka jika kita mau digampangkan dalam urusan kita, mudahkan saja hidup kita yang sekali ini dengan banyak membantu memudahkan urusan orang lain. Bahagiakan diri kita ini dengan banyak memberikan kebahagiaan buat orang lain, sehingga Allah akan membalas kita dengan memberikan banyak kebahagiaan.

Buktikan bahwa memang dengan menjadi seorang muslim, maka dimanapun keberadaan kita pasti akan membawa manfaat nggak cuma buat diri kita sendiri, tapi juga bermanfaat bagi orang banyak. Karena Islam adalah memang Rahmat bagi semesta alam.

Kawan, bermanfaat bagi orang lain, membawa kebahagiaan bagi mereka, adalah juga berarti membahagiakan batin kita sendiri, kawan. Dan ketika nanti kita berada di hari pertanggungjawaban, kitapun meringankan beban diri kita sendiri, yaitu ketika Allah bertanya tentang diri kita, harta kita, ilmu kita, dan semua tentang kita. Kita bisa menyampaikan ke Allah, kalau kita nggak berbuat egois dengan semua nikmat itu. Orang lain di sekitar kitapun bisa ikut berbahagia dengan semua itu.

Kawan, di hidup kita yang sekali ini, jadikan diri kita ini berharga, bermanfaat bagi orang lain. Bermanfaat itu bukan seperti lilin, dimana dia akan sibuk memberi terang untuk orang lain, tapi dirinya sendiri malah “selesai”. Bermanfaat itu adalah kita melakukan sesuatu yang bisa mempermudah atau meringankan tugas orang lain, tapi kebaikannya nggak hanya untuk orang lain tersebut, tapi melainkan diri kita juga akhirnya.

Salah satunya adalah ketika sikap tersebut menjadi ladang pahala yang mengalir untuk diri kita. Seperti yang pernah disabdakan oleh Rasul kita yang mulia (yang artinya),

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim)

Hal-hal yang kita berikan ada orang lain selama hidup, dalam harta dan ilmu kita, akan tetap kita bawa berkah kebaikannya, bahkan sampai ketika kita sudah berbeda alam dengan mereka. Jadi Semoga di hidup kita yang sekali ini, kita nggak salah dalam menentukan keputusan. Seperti keputusan kita yang menjadikan diri kita akhirnya banyak bermanfaat untuk banyak orang.

(NayMa)

Tulis Komentar

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :