×

Tutorial & Life Style

Hukum Memakai Kutek dan Hena

Getmeadesigner • 4 bulan yang lalu

Kutek

 

kawaiibeautyjapan.comkawaiibeautyjapan.com

 

Kutek itu tidak boleh dipergunakan jika mereka hendak shalat karena kutek tersebut dapat menghalangi mengalirnya air ketika bersuci pada bagian kuku yang tertutup oleh kutek, dan segala sesuatu yang dapat menghalangi mengalirnya air pada bagian tubuh yang harus disucikan dalam berwudhu tidak boleh dipergunakan oleh orang yang berwudhu atau mandi.

Lain halnya dengan wanita yang sedang berhalangan/haidh, maka tidak ada larangan dan dosa baginya njika menggunakan kutek tersebut, akan tetapi perlu diketahui bahwa kebiasaan tersebut bukanlah kebiasaan seorang muslimah.

 

Hena dan Pacar

 

jainypoetry.blogspot.co.idjainypoetry.blogspot.co.id

 

Memakai pacar/hena termasuk perkara mubah(boleh). Karena tradisi semacam ini telah dikenal pada zaman Nabi Muhammad SAW. Diantara dalilinya,


Hadist dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan,

Ada seorang wanita menjulurkan tangannya dibalik tabir, menyerahkan sebuah surat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menahan tangan beliau sendiri (tidak mengambil suratnya). Hingga wanita itu bertanya,

”Ya Rasulullah, aku ulurkan tanganku untuk menyerahkan surat, mengapa anda tidak mengambilnya.”

Lalu beliau mengatakan, ”Sungguh aku tidak tahu, apakah ini tangan wanita ataukah laki-laki.”

”Ini tangan wanita.” jawab orang itu.


Lalu beliau bersabda,
”Jika kamu seorang wanita, seharusnya kamu ubah kukumu dengan hena.” (HR. Nasai 5089, Abu Daud 4166 dan dihasankan al-Albani)

**Hena atau pacar yang meresap di balik kulit, tidak menutupi permukaan kulit, dan tidak menghalangi air untuk mengenai permukaan kulit. Hena semacam ini tidak menghalangi keabsahan wudhu.


konsultasisyariah.com

Tulis Komentar
Logo-DH

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :