×

Healthy

Jangan Biarkan Lama Teh Celup Dalam Air Panas

Liani • 16 hari yang lalu

Jangan Biarkan Lama Teh Celup Dalam Air Panas


Teh adalah minuman yang umum dikonsumsi oleh masyarakat di seluruh dunia dan khasiatnya untuk kesehatan tidak diragukan lagi. Ada berbagai macam jenis teh yang dijual di pasaran dengan kemasan yang juga berbeda-beda. Memilih teh celup memang akan menghemat waktu Anda saat menyajikannya. Namun, kebanyakan orang sering membiarkan kantong teh terendam dalam air terlalu lama. Sayangnya beberapa dari mereka berbahaya.


Teh adalah minuman yang mengandung kafein, sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Teh diakui berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Teh juga telah menjadi konsumsi bagi masyarakat sebagai minuman sehari - hari. Teh dikemas dalam bentuk teh bubuk dan juga teh celup. Namun ada yang perlu diperhatikan pada teh celup, yaitu pemakaiannya. Teh celup sebaiknya tidak dicelupkan terlalu lama. Ini berlaku untuk semua teh, berwarna maupun teh hijau.

Nah terkait hal tersebut di media sosial beredar kabar bahwa teh khususnya yang dijual dalam bentuk kantong celup berbahaya karena bisa jadi racun. Argumen tersebut muncul dengan dasar kemasan teh celup yang menggunakan bahan kertas. Disebut bahwa ada kandungan klorin sebagai pemutih di dalam kantong berbahan kertas yang bisa ikut tercampur ketika teh diseduh terlalu lama.


Mereka menganggap kemasan ini sama saja dengan teh yang dimasukkan dalam saringan metal, mereka langsung melemparkan begitu saja kemasan tersebut ke dalam air panas. Baru kemudian mereka menyadari bahwa ternyata kemasan tersebut cukup praktis untuk menyeduh teh secara langsung. Mereka menganggap ini lebih praktis karena tidak perlu membersihkan saringan teh atau teko. Selesai diseduh, kemasan berikut tehnya bisa langsung dibuang. Lama-kelamaan permintaan sample teh dalam kemasan makin banyak, dan pada akhirnya Thomas Sullivan menyadari bahwa ini bisa menjadi dagangan yang menguntungkan. Teh celupnya mulai dipasarkan secara komersial pada tahun 1904, dan dengan cepat popularitasnya menyebar ke seluruh penjuru dunia.


Akan tetapi, disadari pula, kemasan tersebut membawa problem sendiri: Kualitas aroma dan rasa. Daun teh, membutuhkan ruangan untuk mengembang, sehingga bisa mengeluarkan aroma dan rasa yang optimal. Solusinya adalah membuat kemasan lebih besar, dan daun teh yang digunakan ukurannya yang paling kecil. Ukuran ini dikenal dengan nama Fanning dan Dust yang merupakan tingkat terendah dari kualifikasi kualitas teh. Ukuran yang kecil menyebabkan zat tannin lebih cepat keluar, sehingga menimbulkan rasa pahit.

Bagaimanapun, aroma dan rasa terbaik akan keluar dari hasil seduhan loose tea atau teh tubruk. Jadi kalau anda memang ingin meningkatkan apresiasi anda terhadap teh, mulailah beralih ke loose tea. Dari segi kepraktisan, memang lebih repot. Tetapi ritual penyeduhan teh merupakan bagian dari seni teh itu sendiri. Dan jangan lupa untuk tidak membiarkan ampas teh tetap di dalam teko atau cangkir Anda. Namun seiring perkembangan zaman, kantong teh kemudian berganti, dari sutera ke kertas, inilah yang kemudian menimbulkan masalah.


Tehnya sendiri tidak berbahaya, yang berbahaya adalah kantong kertas kemasannya. Kantong teh terbuat dari kertas kecil berserat renggang, seperti sudah disebutkan di depan, pada masa awalnya kantongnya terbuat dari sutera atau nylon– yang diisi dengan daun teh, agar dapat menyeduh teh dengan hemat dan praktis. Daun tehnya tetap berada dalam kantong ketika teh diseduh dengan air panas, membuatnya sangat mudah mengeluarkan dan membuang daun teh yang sudah diseduh itu, menyeduh teh menjadi semakin mudah karena kantung itu diikatkan pada selembar benang dengan label kertas di ujung yang lain. Jadi benang ini juga berfungsi sebagai alat untuk mencelupkan daun teh dan mengangkatnya.

 


Via Neotips


Berikut fakta bahaya kantong teh yang perlu Anda ketahui:
1. Saat mencelupkan kantong teh ke dalam air yang sangat panas, lihat adakah gelembung kecil di sana. Jika ya, Anda perlu menyingkirkannya segera mungkin. Menurut studi, gelembung yang keluar merupakan zat karsinogen yang dapat mengganggu proses biologis tubuh.
2. Beberapa kantong teh ada yang terbuat dari bahan nilon yang berbahaya untuk kesehatan. Efeknya bisa menyebabkan pusing dan gangguan kesehatan lain.
3. Kantong teh yang diolah dengan zat epichlorophydrin dikaitkan dengan gangguan kekebalan tubuh juga kesuburan.

 

Tulis Komentar

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :