×

Tutorial & Life Style

Jika Sedih Menangislah, Efeknya Menguntungkan.

Rany Martha • 8 bulan yang lalu

Jika Sedih Menangislah, Efeknya Menguntungkan

Sedih atau jiwa-jiwa kurang "merasa" memang adakalanya kita butuhkan. Namun, menjadi perasa atau mudah sedih pun bukan suatu kesalahan. Anda pasti pernah merasakannya, menjadi gampang terenyuh melihat pengemis duduk meringkuk di emperan toko, berempati kepada ibu-ibu yang masih mau berkeliling menawarkan dagangannya, atau bersedih dan turut menangis saat menonton berita seorang ibu tega menguburkan bayinya hidup-hidup. Hal itu tidak salah dan memang bukan kesalahan, tetapi adakah kita hanya puas setelah menangis berjam-jam tanpa sadar apa manfaatnya? Apakah dengan sedih berlarut-larut misalnya, kita meraup untung yang berlipat-lipat?

Menjadikan sedih lebih menguntungkan dapat dilakukan dengan cara memahami makna sedih. Kita sedih karena apa, untuk apa kita bersedih, dan sampai kapan akan bersedih. Terkesan ribet? Tentu tidak. Selain manfaat sedih/menangis dari segi kesehatan, ada manfaat lain, yakni secara materi. Dengan kesedihan kita meraup keuntungan sebanyak-banyaknya. Jika sedih kita jadikan sebagai ajang untuk terus bertumbuh dan menjadi lebih baik dari diri kita sebelumnya. Seperti apa contohnya?

Kita bersedih karena kehilangan pekerjaan yang selama ini menjadi sumber pemasukan keluarga, sedih sesaat boleh-boleh saja. Namun, dengan kejadian tersebut sepatutnya kita semakin merasa untung karena berkesempatan menemukan atau ditemukan dengan pekerjaan yang lebih baik.

 

A

Via Autizem.net

 

Manfaat menangis tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

 

Perasaan Lega dan Tenang
Para ahli menyebutkan bahwa menangis bisa membuat perasaan kamu terasa lebih lega, bahagia dan nyaman. Karena dengan menangis kamu bisa memahami dirimu sendiri, kamu pun akan merasa lebih lega. Tak hanya itu saja, tubuh akan terasa lebih ringan setelah kamu berhasil menumpahkan segala emosimu dengan menangis. Kamu pun juga bisa lebih belajar dari banyak pengalaman bahwa kamu adalah pribadi yang kuat meski kerap meneteskan air mata. 

 

Memahami Diri Sendiri
Tak hanya disebabkan oleh perasaan kecewa, menangis juga sering disebabkan oleh perasaan bahagia dan pengharapan. Saat menangis, perasaan akan terasa campur aduk. Disadari atau tidak, saat menangis ini kamu akan tahu seperti apa dirimu, apa yang kamu inginkan, apa yang telah membuat hatimu tersakiti. 

6

Via Joy.hu.com

Orang lain Memberikan Empati

Menangis di depan orang yang peduli kepadamu akan membuat orang tersebut lebih peduli lagi padamu. Orang-orang di sekitarmu juga akan mulai lebih memperhatikanmu, memberikan nasehat terbaiknya hingga memberi suntikan kebahagiaan untukmu. 

 

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :