×

Healthy

Kondisi Kulit Yang Punya Nama Berbeda

Liani • 2 bulan yang lalu

Kondisi Kulit Yang Punya Nama Berbeda

Permasalahan kulit tidak pernah habis untuk dibahas.Kondisi yang memengaruhi bagian terluar dari tubuh ini sering membuat seseorang tidak percaya diri, salah satunya adalah jerawat.Tapi ternyata ada masalah kulit yang memiliki ciri fisik mirip dengan  jerawat ttapi sebetulnya bukan.

Upaya untuk perawatan kulit secara benar dapat dilakukan dengan terlebih dahulu harus mengenal jenis-jenis kulit dan ciri atau sifat-sifatnya agar dapat menentukan cara-cara perawatan yang tepat, memilih kosmetik yang sesuai, menentukan warna untuk tata rias serta untuk menentukan tindakan koreksi baik dalam perawatan maupun dalam tata rias.

Kulit yang sehat memiliki ciri :

  1. Kulit memiliki kelembaban cukup, sehingga terlihat basah atau berembun
  2. Kulit senantiasa kenyal dan kencang
  3. Menampilkan kecerahan warna kulit yang sesungguhnya
  4. Kulit terlihat mulus, lembut dan bersih dari noda, jerawat atau jamur
  5. Kulit terlihat segar dan bercahaya
  6. Memiliki sedikit kerutan sesuai usia.

Penyakit kulit banyak ditemukan timbulnya dari kesalahan penderita sendiri, misalnya kesehatan kurang baik serta tidak menjaga kebersihan kulit. Setelah mendapatkan penyakit kulit, barulah penderita sadar akan apa yang sudah dilakukannya.Berikut adalah permasalahan kulit yang mirip dengan jerawat.

Rosacea

Via Melissafalcao.com.br

Rosacea adalah gangguan inflamasi kronis yang sering disangka jerawat. Hal ini dipicu oleh kafein, alkohol dan makanan pedas.

Folliculitis

Via Gponline.com

Masalah kulit ini biasa terjadi di musim panas. Biasa berwarna kemerahan dengan bisul kecil yang juga mengeluarkan nanah.

Keratosis pilaris

Via Nhschoices

Gejalanya terdapat benjolan kasar dan biasa terdapat pada bagian lengan atas dan kaki.

Karsinoma sel basal

Via Klinik24

Yang satu ini sangat berbahaya, karena pertumbuhannya dapat sebabkan kanker kulit.

Penyebabnya adalah karena radiasi sinar UV.

 

 

Pada umumnya jenis kulit manusia dapat dikelompokkan menjadi :

KULIT NORMAL

Ciri-ciri kulit normal adalah kulit lembut, lembab berembun, segar dan bercahaya, halus dan mulus, tanpa jerawat, elastis, serta tidak terlihat minyak yang berlebihan juga tidak terlihat kering. Meskipun jika dilihat sepintas tidak bermasalah, kulit normal tetap harus dijaga dan dirawat dengan baik, karena jika tidak dirawat, kekenyalan dan kelembaban kulit normal akan terganggu, terjadi penumpukan kulit mati dan kotoran dapat menyebabkan timbulnya jerawat.

KULIT BERMINYAK

Internal meliputi :

1) Faktor genetis : anak dari orang tua yang memiliki jenis kulit berminyak, cenderung akan memiliki kulit berminyak pula.

2) Faktor hormonal : hormon manusia sangat mempengaruhi produksi keringat. Karena itulah pada wanita yang sedang menstruasi atau hamil akan lebih sering berkeringat. Selain itu stres dan banyak gerak juga dapat menjadi pemicu keringat berlebihan.

 

Eksternal meliputi :

1) Udara panas atau lembab.

2) Makanan yang dapat merangsang keluarnya keringat seperti makanan yang terlalu pedas baik karena cabai atau merica, makanan yang terlalu asin, makanan yang berbumbu menyengat seperti bawang putih, makanan yang terlalu berminyak serta makanan dan minuman yang terlalu panas.

 

KULIT KERING

Ciri dari kulit kering adalah kulit terasa kaku seperti tertarik setelah mencuci muka dan akan mereda setelah dilapisi dengan krim pelembab. Kondisi kulit dapat menjadi lebih buruk apabila terkena angin, perubahan cuaca dari dingin

ke panas atau sebaliknya. Garis atau kerutan sekitar pipi, mata dan sekitar bibir dapat muncul dengan mudah pada wajah yang berkulit kering.

KULIT SENSITIF

Kulit sensitif seringkali tidak dapat diamati secara langsung, diperlukan bantuan dokter kulit atau dermatolog untuk memeriksanya dalam tes alergi-imunologi. Dalam pemeriksaan alergi, biasanya pasien akan diberi beberapa allergen untuk mengetahui kadar sensitivitas kulit. Kulit sensitif memiliki ciri-ciri sebagai berikut : mudah alergi, cepat bereaksi terhadap allergen, mudah iritasi dan terluka, tekstur kulit tipis, pembuluh darah kapiler dan ujung saraf berada sangat dekat dengan permukaan kulit sehingga kulit mudah terlihat kemerahan.

KULIT KOMBINASI ATAU KULIT CAMPURAN

Pada kondisi tertentu kadang dijumpai kulit sensitif-berminyak. Kulit kombinasi terjadi jika kadar minyak di wajah tidak merata. Pada bagian tertentu kelenjar keringat sangat aktif sedangkan daerah lain tidak, karena itu perawatan kulit kombinasi memerlukan perhatian khusus. Area kulit berminyak dirawat dengan perawatan untuk kulit berminyak dan di area kulit kering atau normal dirawat sesuai dengan jenis kulit tersebut.

Kulit kombinasi atau kulit campuran memiliki ciri-ciri sebagai berikut : kulit di daerah T berminyak sedangkan di daerah lain tergolong normal atau justru kering atau juga sebaliknya. Di samping itu tekstur kulit sesuai jenisnya yakni di area kulit berminyak akan terjadi penebalan dan di area normal atau kering akan lebih tipis.

 

 

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :