×

Tutorial & Life Style

Manfaat Sholat Tahajud bagi Kesehatan Jasmani dan Rohani

ssyyuli1 • 2 bulan yang lalu

Manfaat Sholat Tahajud bagi Kesehatan Jasmani dan Rohani

Berbagai hal yang diatur dan dituntun dalam Islam, sesungguhnya pasti menyimpan suatu hikmah dan manfaat bagi umatnya. Ada yang memang telah terungkap di saat ini, dan masih banyak juga yang Insya Allah ke depannya akan terungkap keutamaan dan manfaatnya. Salah satunya yang ternyata menyimpan manfaat begitu besar adalah suatu sunnah yang seringkali diungkapkan begitu tinggi nilainya di mata Allah dan sangat dianjurkan, yakni sholat Tahajud. Sebuah syariat yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW dan telah begitu diketahui oleh setiap muslim, namun sayang tak sedikit dari kalangan kaum muslim yang tak hirau akan sunnah tersebut.

Sholat Tahajud sendiri adalah sholat sunat yang dilakukan pada malam hari. Waktu yang sangat utama dalam melakukan sholat ini adalah pada sepertiga akhir malam atau bila dikonversi adalah bertepatan dengan pukul 03.00 hingga sesaat sebelum terdengar azan shubuh. Hasil sholat Tahajud (dan tentunya juga berbagai syariat lainnya dalam Islam) bukan hanya dirasakan atau diproyeksikan hanya pada hari akhir kelak. Tapi hasilnya (manfaat) juga dapat langsung dirasakan dalam kehidupan seseorang yang menjalankannya. Terkait dengan kesehatan, inilah beberapa manfaat sholat tahajud yang didasarkan pada penelitian-penelitian yang mengedepankan fakta empiris dan ilmiah.

 

Via 7Mutiaraislam.com

Manfaat sholat tahajud yang pertama yakni dengan sering melakukan ibadah tersebut, maka dapat lebih melancarkan berbagai aliran darah dalam tubuh mereka yang melakukannya. Waktu dimana sholat Tahajud ini didirikan, dari sisi alam semesta dan siklus alam, merupakan waktu dimana udara dengan kandungan oksigen yang begitu pure atau belum tercemar. Dengan udara yang masih murni dan belum tercemar ini, maka asupan oksigen ke dalam peredaran darah pun dapat terjadi secara optimal sehingga memungkinkan aliran darah berjalan semakin lancar. Kemurnian udara dan lingkungan di saat itupun dimanfaatkan dengan maksimal dalam berbagai gerakan sholat yang dilakukan. Gerakan-gerakan dalam sholat sungguhnya bukanlah gerakan yang tanpa manfaat bagi pelakunya. Gerakan takbiratul ihram kemudian bersedekap hanya sebuah contoh bagian kecil gerakan sholat yang bermanfaat. Gerakan tersebut akan membuat rongga paru-paru membesar. Ditunjang dengan udara yang bersih, tentunya semakin memberikan manfaat yang begitu besar.

Fakta selanjutnya tentang manfaat sholat Tahajud bagi kesehatan yang lain adalah dapat meningkatkan sistem imun yang dimiliki tubuh. Sistem imun atau kekebalan tubuh ini semakin menguat dikarenakan "terapi" kala alam semesta ini masih dalam keadaan murninya. Ini secara bio-teknologi telah dibuktikan. Ditambah lagi dengan penelitian kepada orang-orang biasa yang melakukan sholat tahajud, dimana mereka tak mudah untuk sakit dikarenakan sistem kekebalan yang dimilikinya begitu optimal. Selain itu, ternyata dengan melakukan sholat Tahajud juga dapat membentuk atau melahirkan kecantikan secara lahiriah. Dengan kecantikan yang berasal dari dalam, apa yang terlihat pada fisik akan semakin bertambah. Hal ini tidak mengada-ngada rupanya, dikarenakan bersandar pada hadist yang diriwayatkan dari Ibnu Majah yang berbunyi

“bahwa orang yang melaksanakan sholat Tahajud wajahnya akan terlihat tampan atau cantik di siang harinya”.

 

Keindahan dan kemurnian udara atau bahkan lingkungan di kala itu sebenarnya secara alam bawah sadar manusia akan ikut mempengaruhi pelakunya untuk lebih dapat menikmati alam semesta ini. Oleh karenanya segala hal negatif termasuk pola pikir negatif sebagai salah satu penyebab stress pun tanpa sadar akan terlepas begitu saja meninggalkan alam bawah sadar seseorang. Efeknya adalah diri akan memiliki berbagai pikiran yang relatif jauh lebih tenang dan terbuka. Hal ini akan membuat koneksitas dengan hati menjadi jauh lebih sehat, hingga ia akan jauh lebih stabil dalam emosi. Segala energi negatif serta penyakit hati pun akan semakin minim bersemayam di hati. Hal ini bukan sekedar retorika filosofi belaka, dikarenakan 70 – 80% penyakit yang banyak diidap sebagian besar orang saat ini masuk dalam kategori psikosomatis yang kesemuanya berawal dari hati yang tidak sehat. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Tulis Komentar

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :