×

Food

Mengapa Kaviar Menjadi Santapan Termahal?

Liani • 12 hari yang lalu

Mengapa Kaviar Menjadi Santapan Termahal?

Kaviar selalu masuk daftar dalam makanan paling lezat di dunia, namun juga paling mahal. Hanya disajikan dalam porsi kecil. Biasanya baru muncul dalam jamuan makan mewah atau restoran bergengsi. Kaviar identik sebagai camilan para jutawan. Harganya paling murah sekitar Rp2 juta per 50 gram. Sahabat Dream penasaran mengapa kaviar harganya sangat mahal?

Dikutip dari caviarstar harga kaviar sangat dipengaruhi kelangkaannya. Termasuk waktu yang lama untuk menyiapkan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk memproduksinya. Kaviar bernilai tinggi biasanya berasal dari spesies ikan sturgeon langka yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bertelur.

Sementara kaviar dan telur ikan yang lebih murah berasal dari spesies ikan yang lebih banyak menghasilkan telur dalam waktu yang jauh lebih singkat. Untuk membuat kaviar, dibutuhkan telur-telur segar dan matang dari ikan yang berkualitas tinggi. Sebelum ikan mengeluarkan telur berkualitas sebagai bahan dasar kaviar, dibutuhkan waktu yang cukup lama dan perawatan khusus. Membentuk kaviar dengan model malossol misalnya, dibutuhkan keahlian dan pengemasan khusus untuk menghasilkan kaviar yang halus.

Baru-baru ini ada kaviar yang dijual seharga Rp 1,4M oleh seorang peternak ikan asal Austria Walter Gruell (51) dan putranya, Patrick (25) berhasil mengembangkan jenis kaviar yang diklaim sebagai makanan termahal di dunia. Kaviar hasil karya kedua peternak ini dibuat dari telur ikan albino yang langka dibumbui dedaunan emas 22 karat. Oleh keduanya, kaviar jenis baru ini dihargai 73.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,4 miliar per satu kilogram. Walter dan putranya memilih telur ikan sturgeon yang sudah dikonsumsi sejak ratusan tahun lalu karena memiliki khasiat medis. Mereka juga menambahkan dedaunan emas yang diyakini sangat bagus untuk menjaga sistem imunitas tubuh manusia. "Rasa kaviar kami ini sangat kuat dan sangat berbeda ," kata Patrik yang berasal dari kota Salzburg.

 

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :