×

Fashion

Merawat Jenis Hijab Yang Tak Perlu di Setrika

Liani • 3 bulan yang lalu

Merawat Jenis Hijab Yang Tak Perlu di Setrika

Bahan untuk hijab pada umumnya memiliki tekstur yang lembut dan tipis, bahkan ada tambahan aksen manik kristal. Agar hijab atau kerudung tetap awet, diperlukan perawatan yang tepat. Desainer busana muslim Lulu Elhasbu mengatakan, saat ini model busana muslim semakin beragam, termasuk juga model hijabnya. Bahan-bahan yang dipakai juga sangat bervariasi, mulai dari katun, satin silk, viscose, hingga jersey. "Kalau bahan hijab biasanya dicuci dengan tangan, karena kalau pakai mesin cuci takut rusak, apalagi bahan satin premium lebih susah merawatnya,"

Agar warna hijab tidak pudar sebaiknya pisahkan hijab berdasarkan warna dan bahan, terutama yang mudah luntur, sebelum dimasukkan dalam mesin cuci. "Pisahkan berdasarkan warna. Selain itu, periksa apakah ada peniti atau jarum pentul yang masih menempel," ujar lifestyle blogger itu. Sinar matahari yang terik dapat membuat warna pakaian pudar, karena itu bahan hijab sebaiknya tidak dijemur di bawah sinar matahari langsung atau cukup diangin-anginkan saja.

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Menyetrika Hijab

 

Via Dream.com

Saat menyetrika hijab, kamu perlu memahami bahwa proses menyetrika ini dilakukan untuk menghaluskan bahan-bahan hijab yang kusut akibat proses pencucian dan pengeringan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang tetap wajib untuk kamu ketahui, diantaranya :

Kenali jenis bahan hijabmu

Jika bahan hijab tersebut memang boleh dan harus disetrika agar rapi, lakukanlah proses penyetrikaan. Tetapi jika tidak, segera lipat hijab tanpa harus disetrika.

Pahami ketentuan menyetrika hijab

Sebagian hijab dapat disetrika dengan menggunakan pengaturan suhu panas. Akan tetapi, sebagian lain harus menggunakan suhu yang hangat atau sedang agar serat kain tidak rusak. 

Gunakan setrika uap 

Jika kamu tidak yakin pada bahan hijab tertentu, gunakanlah setrika uap untuk merapikannya. Setrika uap relatif lebih aman dan tidak akan membuat serat kain mengkerut apalagi bolong.

 

Adapun jenis kain yang susah disetrika beserta cara menyetrika kain yang susah disetrika adalah sebagai berikut:

 

Via Gulalives.com

Bahan Katun

Katun terdiri dari berbagai macam jenis dan walaupun secara umum katun sangat mudah untuk disetrika baik menggunakan jenis setrika listirk atau otomatis biasa maupun menggunakan macam-macam setrika boller tapi ada juga jenis katun tebal yang agak sulit untuk disetrika. Jika sudah demikian Aharus menginvestasikan waktu tersendiri untuk menyetrika baju katun apalagi dengan model pakaian yang kompleks seperti kemeja lengan panjang dengan banyak sekali lipatan sehingga menyetrikanya harus memastikan bahwa setiap lipatan ikut tersetrika.

Bahan Linen

Bahan linen pada umumnya digunakan sebagai bahan seprai dimana ketika digunakan untuk seprai bahan linen akan tebal dan tahan lama serta tidak gampang melar. Namun demikian karena seratnya yang kasar, bahan linen memang agak sedikit susah disetrika. Cara meneytrikanya adalah dengan memastikan bahwa anda sempurna karena dibutuhkan setrika dengan suhu tinggi untuk memastikan bahan linen licin sempurna.

Bahan Sutra

Masalahnya bukan tentang bahannya yang susah licin tapi karena bahannya membutuhkan perhatian ekstra ketika disetrika. Bahan sutra sangat sensitif terhadap panas sehingga jangan coba-coba menyetrika jika pengatur suhu setrika yang rusak dimana Anda tidak bisa mengatur suhunya dengan baik.

Bahan Polyester

Saat ini bahan polyester dianggap sebagai salah satu serat sintetis yang paling banyak digunakan dalam bidang konvesi, mengapa? Karena memang jenis bahan ini sangat kuat dan bisa dicampur dengan hampir semua jenis bahan dengan tujuan membuat bahan tersebut menjadi lebih kuat. 

 

Bahan Brokat

Salah satu alasan mengapa banyak orang lebih memilih untuk mempercayakan pakaian brokat kesayangan mereka kepada jasa dry cleaningadalah karena memang bahan brokat tidak mudah untuk disetrika apalagi brokat yang dilengkapi banyak payet. 

 

Tulis Komentar

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :