×

Food

Resep Kue Klepon dan Resep Kue Serabi

Liani • 2 bulan yang lalu

Resep Kue Klepon dan Resep Kue Serabi

Kue kelepon siapa yang tak menyukainya, hampir semua kalangan masyarakat menyukai kue berbentuk bulat– bulat berwarna hijua, berisi gula merah dan ada kelapanya tersebut. Kelepon tentunya sudah tak asing lagi bagi kita semua orang Kalimantan,khususnya yang tinggal di Martapura maupun wisatawan yang datang kedaerah kita, banyak yang tak ingin ketinggalan menikmati khasnya rasa kelepon. Kelepon di anggap salah satu kue khas kota Intan tersebut. Apabila kita berkunjung ke kota Martapura selalu teringat akan jajanan khasnya salah satunya kelepon, namun saat ini ketika ingin menikmati kelepon asli Martapura kita tak perlu sulit lagi harus bertandang ke Martapura, karena di pasar – pasar tradisional di daerah Banjarmasin pun banyak pedagang yang menawarkan kelepon, selain itu di lampu – lampu merah di Banjarmasin pun banyak pedagang – pedagang yang menjajakan kelepon asli Martapura. Jadi tak harus pergi ke Martapura hanya demi mengikuti hasrat menikmati kelepon.


Kelepon disukai dan tersohor dimasyarakat kita sudah pasti, disukai kalangan atas, menengah bahkan bawah karena harganya yang relatif murah, selain itu kelepon tidak hanya digemari para kakek – kakek ataupun kalangan dewasa saja, tapi juga anak – anak dan remaja. Namun taukah kita semua tentang asal usul dari kelepon. Dari cerita ini kita dapat mengetahui asal mula kue yang banyak digemari tersebut.

Resep Klepon:

Via Cookpad

Bahan

250 g tepung ketan
1 sdm air daun pandan suji
1 sdt air kapur sirih
½ sdt garam
150 ml air matang
Isi:
150 g gula merah, sisir halus
Lapisan:
150 g kelapa parut memanjang

Cara membuat:

  • Aduk tepung ketan dengan air daun pandan, air kapur sirih dan garam hingga rata.
  • Tuangi air sedikit demi sedikit sambil aduk hingga adonan dapat dibentuk. Diamkan selama 15 menit.
  • Ambil 1 sdt adonan, bulatkan, pipihkan, isi dengan sedikit gula merah, bulatkan kembali.
  • Rebus dalam air mendidih hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.
  • Gulingkan dalam kelapa parut hingga rata.
  • Sajikan dalam mangkuk daun pisang (sudi)

Untuk 10 mangkuk

250 g tepung ketan
1 sdm air daun pandan suji
1 sdt air kapur sirih
½ sdt garam
150 ml air matang
Isi:
150 g gula merah, sisir halus
Lapisan:
150 g kelapa parut memanjang

Cara membuat:

  • Aduk tepung ketan dengan air daun pandan, air kapur sirih dan garam hingga rata.
  • Tuangi air sedikit demi sedikit sambil aduk hingga adonan dapat dibentuk. Diamkan selama 15 menit.
  • Ambil 1 sdt adonan, bulatkan, pipihkan, isi dengan sedikit gula merah, bulatkan kembali.
  • Rebus dalam air mendidih hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.
  • Gulingkan dalam kelapa parut hingga rata.
  • Sajikan dalam mangkuk daun pisang (sudi)

Untuk 10 mangkuk

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, “serabi” berarti penganan yang berbentuk bundar pipih berpori-pori, dibuat dari adonan tepung beras dan gandum, air kelapa atau santan, ragi dan sebagainya, sebelum dimasak dibiarkan mengembang, dimakan dengan gula merah bercampur santan. Dalam bahasa Sunda, gula merah yang dicampur santan ini juga dikenal sebagai “Kinca”.

Serabi tersebar di Nusantara dengan variasi yang berbeda-beda dan sudah ada sejak jaman dahulu kala. Walaupun memang belum ada yang tahu pasti sejak kapan serabi ini ada. Dengan demikian bisa dibilang bahwa serabi merupakan kuliner pusaka yang diwariskan turun temurun oleh nenek moyang kita.

Yang pasti, serabi Notosuman Ny. Lidia yang ada di kampung Notosuman Solo sudah ada sejak tahun 1923. Serabi legendaris ini masih eksis hingga kini bahkan sudah membuka cabang di luar kota Solo. Seperti Jakarta. Serabi Notosuman ini dibuat dari adonan dengan campuran tepung beras dan santan kelapa agar diperoleh rasa gurih.

Resep Soerabi Solo

Via Sipendik.com

Bahan:

600 ml santan kental

1 sdt garam

1 lbr daun pandan

250 gr tepung beras

1 sdt ragi instan

75 gr gula pasir

1 btr telur

Bahan Areh:

150 ml santan sangat kental

1 sdt garam

Topping pilihan:

Keju, misses, ketan hitam

 

Cara Membuat

Masak santan, garam dan daun pandan hingga mendidih, dinginkan.

Dalam wadah, campur tepung beras, gula pasir dan ragi instan, aduk rata. Ditengahnya beri telur dan sebagian santan, aduk rata sambil terus dituangi sisa santan hingga habis.

Kopyok-kopyok adonan menggunakan balloon whisk hingga terlihat berbuih-buih banyak. Diamkan selama 90 menit.

Panaskan wajan serabi, dengan api kecil. Tuangi 1 sendok sayur adonan ditengahnya, lalu gerakkan sendok kebagian pinggir wajan agar terbentuk bibir serabi.

Biarkan hingga serabi matang dan terlihat berlubang-lubang sarang. Lalu siram dengan 1 sdm Areh.

Beri topping sesuai selera. Tutup wajan, matangkan serabi. Angkat.

 

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :