×

Healthy

Saat Sahur Memanaskan Lauk Baik Tidak Untuk Dikonsumsi?

Liani • 1 bulan yang lalu

Saat Sahur Memanaskan Lauk Baik Tidak Untuk Dikonsumsi?

Waktu yang terbatas membuat sebagian orang yang menjalankan puasa memilih menghangatkan makanan saat sahur. Namun, banyak juga yang khawatir kebiasaan ini membuat nilai gizi makanan tersebut berkurang. Benarkah demikian?

Menurut dokter spesialis gizi klinis Diana Sunardi, tidak semua makanan yang dipanaskan nilai gizinya berkurang."Kalau sumber protein enggak masalah karena enggak rusak. Namun, kalau sayur, semakin dipanasin ya kandungan nilai gizi berkurang. Kalau mineralnya sih masih tapi vitamin dalam sayuran yang sedikit berkurang," kata Diana usai acara bersama Danone-Aqua di Jakarta ditulis Kamis (16/5/2019).

Memanaskan berkali-kali atau bahkan memasak terlalu lama pun rupanya bisa menurunkan 50-80 persen kandungan vitamin C pada makanan. Misalnya, saat Anda memasak bayam selama 5 menit, sebanyak 11 persen kandungan vitamin C akan hilang. Memasaknya hingga 30 menit berarti sebesar 60 persen kandungan vitamin C akan hilang.

Karena itu, bila sayur bayam sudah matang, kemudian Anda panaskan lagi selama beberapa menit, akan semakin banyak kandungan vitamin C-nya yang hilang.

Contoh lainnya yaitu wortel. Ketika Anda memasak selama 5 menit, kandungan vitamin C pada wortel akan hilang sebanyak 16 persen. Bila wortel dipanaskan atau dimasak hingga total 30 menit, sebanyak 50 persen vitamin C akan hilang.

Selain kandungan vitamin, kandungan enzim pada makanan seperti kacang-kacangan juga akan menurun. Enzim ini berperan dalam menjaga kesehatan system pencernaan Anda. Pemanasan makanan yang dilakukan berulang kali ternyata juga dapat menurunkan kandungan antioksidan yang terdapat pada makanan. Padahal, antioksidan berfungsi untuk menangkal radikal bebas, mencegah terjadinya penuaan, dan memiliki dampak yang baik bagi kesehatan kulit.

Nutrisi lain seperti asam folat juga akan menurun pada makanan yang mengalami proses pemasakan dan pemanasan berulang. Penelitian yang dilakukan pada kentang yang telah dipanggang, didinginkan, lalu dipanaskan ternyata mengalami penurunan kadar asam folat dari kandungan 100 persen menjadi 86 persen. Padahal asam folat beperan sangat penting dalam perkembangan otak (terutama pada ibu hamil).

 

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :