×

Traveling

Tempat Traveling Bernuansa Islami

Liani • 3 bulan yang lalu

Tempat Traveling Bernuansa Islami    

Musim liburan merupakan saat – saat yang dinantikan bagi Anda yang sibuk setelah berlelah – lelah bekerja. Tetapi jangan sampai ketika waktu libur Anda gunakan hanya untuk bermalas – malasan saja ya?. Anda juga harus tetap tertarik untuk belajar mengenai Islam karena Anda adalah seorang hijaber yang insyaallah bertakwa kepada Allah subhanahu wata’ala. So, agar liburan Anda menjadi lebih bermakna, sebaiknya kunjungi tempat traveling berikut ini ya.

 

Masjid Raya Baiturrahman

q

Via En-Wikipedia.com

Masjid Raya Baiturrahman merupakan salah satu masjid termegah yang berada di Aceh. Masjid ini memiliki arsitektur yang menawan ternyata juga memiliki sejarah yang perlu Anda ketahui juga. Selain sebagai tempat untuk beribadah, pada jaman dahulu Masjid Raya Baiturrahman pernah menjadi pusat pembelajaran agama Islam pada masa kesultanan Aceh Darussalam. Hal yang menjadi pusat perhatian lainnya adalah saat terjadi tsunami Aceh pada tahun 2006, masjid ini tetap tegak berdiri. 

 

Masjid Raya Bandung

c

Via Dolandolen.com

Masjid Raya Bandung ini dahulu bernama Masjid Agung yang didirikan pertama kali pada tahun 1812. Masjid ini dibangun bersamaan dengan dipindahkannya pusat kota Bandung dari Krapyak, sekitar sepuluh kilometer selatan kota Bandung ke pusat kota sekarang. Lokasi Masjid Raya Bandung ini berada di alun – alun Bandung dekan dengan ruas Jalan Asia Afrika. Lokasinya tergolong sangat strategis sehingga memudahkan untuk menemukannya. Masjid Raya Bandung yang sekarang kita lihat, ternyata telah mengalami beberapa kali perombakan. Dahulu atapnya masih berupa atap joglo dan sekarang atapnya telah berubah menjadi satu kubah besar pada atap tengah dan pada sisi kiri dan kanannya berupa atap – atap kecil.

 

Masjid Jakarta Islamic Centre (JIC)

p

Via Masjid-Islamic-Center-Samarinda-uprint.id

Gaya arsitektur Masjid JIC ini seperti menghadirkan Masjid Usmaniyah di Ibukota Negara Indonesia. Gaya Usmaniyah Turki sangat dominan pada bangunan masjid ini, baik dalam gaya maupun ukurannya, kesan tersebut akan sangat terasa saat melihat masjid ini dari kejauhan. Masjid-masjid pada masa Usmaniyah populer dengan ukurannya yang tinggi besar, kubah besar serta menara tinggi yang ramping dan lancip, ditambah dengan lahan pelataran (court yard) yang memang sudah membudaya sebelum masa Emperium Usmaniyah. Mengenai awal berdirinya Masjid Jakarta Islamic Centre (JIC), dulunya adalah sebuah Lokasi Resosialisasi Kramat Tunggak di wilayah Jakarta Utara. Namun, seiring dengan banyaknya masalah – masalah sosial yang timbul dan menciderai citra Jakarta khususnya masyarakat betawi yang merupakan masyarakat asli daerah tersebut, sehingga pada tahun 1998 dikeluarkan SK Gubernur KDKI Jakarta No. 495/1998 tentang penutupan panti sosial tersebut. Demikianlah beberapa tempat traveling religi yang perlu Anda kunjungi, selain traveling kita juga menjadi lebih tahu sejarah berdirinya. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

 

Tulis Komentar

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :