×

Healthy

Yang Dirasakan Setelah Donor Darah

Liani • 6 hari yang lalu

Yang Dirasakan Setelah Donor Darah

Dengan melakukan donor darah, Anda memberikan beberapa tetes darah Anda kepada orang yang membutuhkan. Darah Anda akan diambil kurang lebih sebanyak 1 liter dan ini membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Donor darah tidak hanya membantu orang yang sedang membutuhkan darah, tetapi sebenarnya juga dapat membantu diri Anda sendiri. Mengapa?

Pada umumnya donor darah sangat aman dan tidak berbahaya bagi tubuh. Tapi terkadang ada orang yang merasakan efek samping donor darah seperti terdapat memar di daerah bekas suntikan untuk pengambilan darah, pusing, dan pingsan serta nyeri pada lengan bekas suntikan. Efek samping donor darah yang berat hingga memerlukan perawatan medis sangat jarang.

Memang akan timbul efek samping setelah melakukan donor darah. Namun hal tersebut tidak banyak berpengaruh buruk pada kesehatan. Efek samping tersebut antara lain, timbulnya memar di sekitar area bekas suntikan, pusing, hingga mual, dan muntah.

Efek tersebut adalah efek normal yang biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu beberapa jam setelah proses pengambilan darah. Mereka yang belum terbiasa melakukan donor darah akan menghawatirkan kondisi tersebut. Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut jika efek yang ditimbulkan semakin parah. Misal, pusing, mual, dan muntah yang tak kunjung henti dalam waktu beberapa hari setelah donor.

Untuk mengurangi timbulnya efek lebih parah setelah donor darah, pendonor diminta untuk mengisi dengan jujur setiap pertanyaan yang tertera dalam formulir yang diberikan petugas sebelum donor. Terutama mengenai kondisi tubuh dan kesehatan Anda. Karena bisa saja ketika Anda tidak jujur dengan kondisi tubuh Anda sendiri akan menimbulkan efek tak terduga setelah donor.

Untuk meredakan efek yang timbul, sebaiknya lakukan hal-hal yang disarankan oleh dokter setelah melakukan donor darah. Yaitu, tidak melakukan aktivitas berat selama kurang lebih 4 jam setelah donor, banyak konsumsi air putih, dan makan-makanan bergizi untuk mengembalikan cairan yang hilang.

Makanan lain yang dianjurkan adalah makanan yang kaya akan kandungan vitamin B-12 atau riboflavin. Seperti telur, sayuran, dan produk susu atau yoghurt. Anda juga diminta untuk beristirahat yang cukup setelah donor.

 

Login

Register

Login via : Atau melalui Email :
Registrasi via : Atau melalui Email :